Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Joachim Loew: perlu Penghargaan Khusus Bagi Lahm

Phillip Lahm dan Joachim Loew Merayakan Kemenangan di Final Piala Dunia Pertengahan Tahun Lalu Phillip Lahm dan Joachim Loew Merayakan Kemenangan di Final Piala Dunia Pertengahan Tahun Lalu Foto : Getty Images

Jerman-KoPi| Gelaran Ballon D'or telah mengukuhkan Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia, menyisihkan dua kandidat lainnya, Lionel Messi dan Manuel Neuer. ternyata hal itu masih saja memunculkan berbagai tanggapan. tak terkecuali pelatih Der Panzer, Joachim Loew.

joachim Loew menyebut Phillip Lahm perlu mendapatkan penghargaan spesial oleh FIFA sebagai pemain terbaik selama satu dekade ini, bahwa pemain timnas Jerman dan Bayern Munchen ini mempunyai kontribusi dan begitu banyak kesuksesan yang diraihnya selama sepuluh tahun terakhir.

Lahm yang menyatakan pensiun dari timnas paska membawa Jerman tampil sebagai Juara Dunia edisi terakhir dan juga menjadi bagian penting Piala Dunia edisi 2006 dan 2010 yang mampu mencapai semifinal dan bermain secara reguler menjadi kaptem saat Bayern merengkuh treble winner di tahun 2013Pria 54 tahun ini meyakini atas keterlibatan Lahm selama ini, ia sudah sepantasnya mendapatkan pengharaan spesial dari otoritas tertinggi sepakbola dunia.

"Tidak termasuk nominasi Ballon D'or sudah sepantasnya (Lahm) menjadi Pemain Terbaik se-dekade yang bisa FIFA adakan beberapa waktu sekali. Mereka sebaiknya mempertimbangkan Lahm atas penghargaan ini."

"ia telah menunjukkan performa yang luar biasa di tiga Piala Dunia di mana dua kali membantu Jerman lolos ke semifinal kemudian di Brasil ia mengangkat trofi. bagiku, ia adalah pemain terbaik selama satu dekade ke belakang."

Meskipun performa fenomenal Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi mendominasi selama delapan tahun terakhir namun bagi Loew, Lahm telah menjadi model dari seorang pemain yang dapat diandalkan dan berkelas, seperti Pep Guardiola gembirkan sebagai pemain Bavarian yang paling cerdas yang pernah ia latih. Pujian ini datang dari seorang pelatih yang pernah memiliki kemewahan menukangi pemain sekaliber Xavi, Messi dan Iniesta.

"The Magic Dwarf" atau si manusia kerdil yang jaib begitu Lahm dijuluki, hingga saat ini menjadi pesepakbola profesional satu-satunya yang menjadi kapten tim kala memenangi Piala Dunia, Liga Champions, titel domestik, Kejuaraan dunia Antar Klub, dan Piala Super Eropa, raihan luar biasa yang ia capai hanya dalam kurun waktu 15 bulan.

Pelatih Jerman itu juga menuturkan kekecewaannya Manuel Meuer dilewati dalam perolehan suara, yang akhirnya menahbiskan Cristiano Ronaldo sebagai peraih Ballon D'or.

"dari perspektifku, aku sebenarnya sedikir kecewa terhadap Manuel (Neuer), ia membawa tipe baru dari seorang penjaga gawang di Piala Dunia. ini belum pernah terjadi sebelumnya, ini sesuatu yang unik."

"Neuer tentu saja kiper terbaik di dunia saat ini. Di sisi lain, jelas harus dikatakan, Ronaldo dan Messi adalah dua pemain yang luar biasa yang mengemas 50-60 gol di tiap musimnya. jujur saja, tiga pemain tersebut layak memenangkan penghargaan itu."

 

Nora T. Ayudha

 

 

 

back to top