Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Indonesia Pastikan Satu Gelar

Indonesia Pastikan Satu Gelar

Kudus-KoPi| Laga final belum dimulai, tetapi Indonesia sudah dipastikan akan membawa pulang satu gelar lewat nomor ganda putri U15. Hal ini terjadi setelah dua pasangan wakil Indonesia berhasil melaju ke partai final Blibli.com Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2015.

Pasangan Putri Larasati/Melanni Mamahit terlebih dahulu berhasil memastikan diri sebagai finalis. Mereka sukses menghentikan langkah wakil India Gayatri Gopichand Pullela/Vaishnavi Reddy Jakka pada semifinal yang digelar Sabtu (10/10) petang. Mereka berhasil menang dua game langsung 21-17 dan 21-18.

Kemenangan ini berhasil disusul oleh duet Metya Inayah Cindiani/Indah Cahya Sari Jamil dalam drama tiga game kontra wakil Korea, Jeong Min/Lee Eun Ji. Tidak seperti Putri/Melanni, Metya/Indah dipaksa lebih kerja keras dalam drama pertarungan tiga game.

bluis

Usai menang 21-19 di game pembuka, Metya/Indah terlihat akan segera menyelesaikan pertandingan ini saat mereka berhasil memimpin 20-18. Namun akhirnya kesempatan ini justru mereka lewatkan, bola melayang di depan net justru berusaha disambar oleh Metya dan Indah, shuttlecock pun membentur net, 20-20. Mereka pun kian tertekan, mereka kehilangan game kedua dengan 20-22.

Di game penentu, sorak sorai dukungan kedua pasangan ini tak ayal silih berganti. Pendukung merah putih dan Korea saling bersorak saat pemain yang mereka dukung berhasil meraih angka. Metya/Indah berhasil meraih tiga angka bertun, mereka kembali berhasil membuat match point kali ini dikedudukan 20-16. Berganti saling menyerang dan bertahan, Metya/Indah justru harus kehilangan tiga angka beruntun, 20-19. Angka terakhir saat Jeong serve, berhasil disambar Metya. Menempatkan mereka pada posisi menyerang, kali ini mereka tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Smash keras yang dihempaskan Indah dikembalikan kurang begitu sempurna oleh pasangan Korea, Metya pun menutup pertandingan ini dengan smash keras, 21-19.

"Di game kedua kami sempat kehilangan fokus, apalagi tadi juga sempat match point. Kami malah beban apalagi saat lawan mengejar," ujar Indah usai laga.

Di final, Metya/Indah sudah dinanti oleh pasangan Indonesia lainnya, Putri Larasati/Melanni Mamahit asal Exist. Keduanya pernah berjumpa di Piala Walikota Surabaya. Indah mengaku kemenangannya di Surabaya akan menjadi modal baginya menyongsong partai final yang akan digelar besok (11/10).

Indonesia sebenarnya memiliki kesempatan untuk menciptakan All Indonesia Final di nomor ganda putra U15. Dwiki Rafian Restu/Bernardus Bagas Kusuma Wardana berhasil lolos terlebu dahulu ke final usai menghentikan Bing Kun Loo/Jhy Dar Ooi dari Malaysia dengan 21-14 dan 23-21. Sayang, kemenangan ini gagal diikuti oleh Leo Rolly Carnando/Alan Darmasaputra Kristanto yang akhirnya dipaksa mengakui keunggulan pasangan Thailand, Setthanan Piyawatcharavijit/Kunlavut Vitidsarn. Mereka menyerah 13-21 dan 19-21 atas unggulan teratas tersebut.

Selain tiga pasangan diatas, Indonesia juga berpeluang untuk meraih gelar di nomor tunggal putri U17 melalui Sri Fatmawati, tunggal putri U15 melalui Aldira Rizki Putri, ganda campuran U17 melalui Alfandy Rizky Kasturo/Phita Haningtyas Mentari, serta Bagas Kristanto Nugroho di tunggal putra U17

back to top