Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Hera Desi raih hattrick

Hera Desi raih hattrick

Jakarta-KoPi| Hera Desi Ana Rachmawati atlet tunggal dewasa putri besutan PB Mutiara Cardinal Bandung, berhasil meraih Hattrick atau juara tiga kali secara beruntun di ajang Djarum Sirkuit Nasional 2016. 

Hal tersebut dipastikan oleh pemain kelahiran Purworejo, 2 Desember 1992 itu setelah menjuarai ajang Djarum Sirkuit Nasional Premier Jakarta Open 2016 siang tadi, Sabtu (7/5) yang merupakan seri ketiga Djarum Sirnas tahun ini.

Dua gelar juara sebelumnya mampu ia kukuhkan di seri pertama Djarum Sirnas Kalimantan Februari lalu, setelah menang atas Aprilia Yuswandari, dan di seri kedua Djarum Sirnas Sulawesi yang berlangsung Maret lalu, dan kala itu Hera memastikan kemenangan atas Febby Angguni dari Tjakrindo Master.

Di seri ketiga ini, Hera kembali berhasil menundukan Aprilia Yuswandari di final usai melakoni pertarungan tiga game. Hera menang 21-15 11-21 dan 21-19

"Gak nyangka bisa juara lagi untuk ketiga kalinya tahun ini secara beruntun. Tadi hampir -hampiran kalah juga pas game ketiga, soalnya dapet lapang yang kurang menguntungkan karena kalah angin jadi banyak ke atur oleh lawan,"

Dengan hasil ini, Hera pun merasa tak cukup samapi di sini. Dirinya mengaku masih ingin terus juara di turnamen-turnamen berikutnya.

"Dengan hasil ini saya sangat bersyukur, akan tetapi jangan puas sampai di sini, semoga di turnamen berikutnya yang akan saya ikuti, saya bisa terus konsisten dan mampu mempertahankan gelar,"pungkasnya.

Di sisi lain, Aprilia mengaku menyesal dengan hasil akhir yang di dapatnya di ajang Djarum Sirnas Premier Jakarta Open 2016 kali ini. "Saya menyesal gak bisa manfaatin kesempatan ini, padahal di akhir game ketiga tadi pas kedudukan 19-19 semestinya saya tidak membuang bola. Semoga di turnamen berikutnya saya bisa membalas kekalahan atas Hera," jelas Aprilia.

Pertemuan kedua pemain di pertandingan tadi merupakan pertemuan ketiga kalinya di tahun ini. Dua Pertemuan sebelumnya yakni di final Djarum Sirnas Kalimantan 2016 dan di semifinal Djarum Sirnas Sulawesi Open 2016. Kala itu Aprlia tak sekalipun menang dari Hera.

back to top