Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Hentikan unggulan, Wahyu terus melaju

Hentikan unggulan, Wahyu terus melaju

Pekanbaru-KoPi| Pebulutangkis tuan rumah yang berlaga pada nomor tunggal taruna putra Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Riau Open 2015, Wahyu Ramadhan berhasil melaju ke babak ketiga. Pemain yang berasal dari Wahana Silva Riau ini melaju usai di laga babak kedua Selasa (24/11) siang, dirinya berhasil menghentikan unggulan 8, wakil Hiqua Wima Surabaya, Akbar Basri.

Wahyu memastikan kemenangan atas Akbar usai melakoni adu setting tiga game pertandingan. Diawal game pertama, atlet kelahiran Pekanbaru 10 Januari 1998 itu terlihat tampil lebih agresif, sebelum akhirnya mampu mencuri kemenangan setelah unggul 25-23 di game pertama. Di game kedua, Wahyu terlihat tampil tak se agresif di game pertama. Beberapa kali bola yang masuk di bidang lapangan dirinya dibiarkan begitu saja hingga akhirnya harus kehilangan game kedua dengan 12-21.

Pada game penentu, pertarungan berjalan sengit. Kejar mengejar angka selalu terjadi di game ketiga itu. Wahyu yang terlihat tampil percaya diri di kandangnya ini berhasil menorehkan angka demi angka yang ia perlukan, hingga akhirnya kemenangan di pertandingan tadi pun dipastikan milik Wahyu dengan skor 21-17.

"Senang tadi bisa menang lawan unggulan. Sempet takut sih tadi pas awal masuk lapangan, soalnya selain lawannya Unggulan, ini pun merupakan Sirnas pertama kali yang saya ikuti di tahun ini, jadi masih terlalu percaya diri," ujarnya usai laga.

"Kunci kemenangan tadi, saya bermain lebih sabar soalnya dia lebih bersih dan lebih matang dari saya bola-bola nya,"Tambah pemain yang mengidolakan pebulutangkis tunggal putra Tiongkok, Lin Dan.

Tak hanya itu, putra kedua dari pasangan Edy dan Heni Sunarti itu, di Djarum Sirnas seri terakhir ini berambisi agar bisa lolos kebabak 8 besar.

"Target nya bisa masuk delapan besar karena menurut saya sudah lumayan bagus. Ini pun bisa lolos kebabak tiga adalah pencapaian Sirnas paling bagus yang saya raih sejauh ini, karena biasanya kalah dibabak awal, "tutup pemain berusia 17 tahun itu.

Pada laga babak ketiga besok, Rabu (25/11) Wahyu akan menantang wakil ABC Bandung, Joyireh Avi Manasye.

back to top