Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Dianggap biang keladi kekalahan, Van Gaal bela Romero

Sergio Romero. (foto: AFP) Sergio Romero. (foto: AFP)
KoPi | Kekalahan Manchester United atas Swansea City semalam (30/8) membuat kiper United, Sergio Romero menuai kritikan. Kiper asal Argentina itu dituduh sebagai biang keladi kekalahan perdana Setan Merah di Liga Primer Inggris musim ini.

Namun, arsitek Manchester United, Louis van Gaal membela Romero. Pelatih asal Belanda itu menolak untuk menyalahkan Romero atas lahirnya dua gol tim lawan.

Setelah Juan Mata membuat The Red Devils unggul di awal babak kedua, Romero harus rela memungut bola dari gawangnya hasil sundulan Andre Ayew hanya 13 menit setelah gol Mata. Lima menit kemudia, giliran Bafetimbi Gomis yang sukses mengoyak gawang Romero. Skor 2-1 pun mengakhiri laga untuk tim tuan rumah Swansea.

Kedatangan Romero direncanakan oleh Van Gaal sebagai pengganti kiper David De Gea yang dispekulasikan akan hengkang untuk gabung Real Madrid, meski nyatanya sampai detik ini De Gea masih berseragam Manchester United.

Tapi ketika ditanya apakah Van Gaal kecewa dengan penampilan Romero, Van Gaal mengatakan: “Apa yang saya selalu katakan adalah bahwa kesalahan bisa saja di depan dan tidak hanya di baris terakhir. Anda selalu dapat menganalisis kesalahan tapi saya tidak berpikir itu adalah cara yang baik.”

Van Gaal menambahkan menjadi pemain di barisan belakang memang selalu mendapat tekanan tinggi ketika tim diserang.

“Anda harus melihat bagaimana tim ini bertahan sebagai sebuah tim dan kemudian saya tahu apa kesalahan yang telah dibuat. Pada akhirnya, tentu saja, tekanan untuk bek terakhir atau kiper selalu lebih tinggi.

“Jadi saya tidak setuju ketika Anda hanya mengatakan, atau ingin menulis, bahwa kiper saat ini tidak begitu baik. Hal ini tidak seperti itu,” tutur pelatih 64 tahun ini. | Aditya Wicaksana WP

back to top