Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dhimas Prasetyo, siswa SLB raih 3 medali emas di Los Angeles

Dhimas Prasetyo, siswa SLB raih 3 medali emas di Los Angeles

Jogjakarta-KoPi| Sebuah prestasi terbaik kembali ditorehkan putra bangsa Dhimas Prasetyo, siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina, Giwangan Jogjakarta. Dhimas (19) berhasil menjuarai bulu tangkis International Paralympics pada 24 Agustus 2015 di Los Angeles, Amerika.

Dhimas, siswa SMK SLB menunjukan keterbatasan bukan kendala untuk meraih prestasi. Dhimas termasuk anak khusus yang mengalami tuna grahita. Dhimas bertanding dalam tiga seri sekaligus; tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran.

Dalam semua pertandingan ini, Dhimas berhasil menyabet juara pertama dan membawa pulang tiga emas.

Atas prestasi gemilangnya ini pihak pemerintah melalui Menpora menghadiahkan uang pembinaan sebesar Rp 600 juta.

"Masing- masing emas Rp 200 juta, dapat 3 jadi Rp 600 juta. Uangnya buat beli motor sama rumah," ungkas Dhimas saat konferensi pers di SLB Pembina, 30 September 2015, pukul 11.40 WIB.

Sementara Assesor SLB DR. Wiji Suparno menyatakan sangat mengapresiasi terhadap capaian prestasi Dhimas. Capaian Dhimas menjadi pemantik untuk terus memajukan olah raga di Indonesia khususnya bidang special olympics (olimpiade spesial).

"Kita punya potensi bagus, perjuangan kita membuahkan hasil. Dengan semangat man jadda wa jadda mendidik anak dalam tanda petik bisa berhasil," tutur Dr. Wiji saat konferensi pers.

Dr. Wiji juga menambahkan 41 atlet se-Indonesia diberangkatkan ke Los Angeles. Khusus DIY memberangkatkan 4 atlet, "1 bulutangkis ini Dhimas, 2 ping-pong dan 1 basket,.

Para atlet ini mendapat pembekalan di Pelatnas. Pelatihan di Pelatnas berlangsung selama 50 hari pada bulan Agustus lalu. |Winda Efanur FS|

back to top