Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Dhimas Prasetyo, siswa SLB raih 3 medali emas di Los Angeles

Dhimas Prasetyo, siswa SLB raih 3 medali emas di Los Angeles

Jogjakarta-KoPi| Sebuah prestasi terbaik kembali ditorehkan putra bangsa Dhimas Prasetyo, siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina, Giwangan Jogjakarta. Dhimas (19) berhasil menjuarai bulu tangkis International Paralympics pada 24 Agustus 2015 di Los Angeles, Amerika.

Dhimas, siswa SMK SLB menunjukan keterbatasan bukan kendala untuk meraih prestasi. Dhimas termasuk anak khusus yang mengalami tuna grahita. Dhimas bertanding dalam tiga seri sekaligus; tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran.

Dalam semua pertandingan ini, Dhimas berhasil menyabet juara pertama dan membawa pulang tiga emas.

Atas prestasi gemilangnya ini pihak pemerintah melalui Menpora menghadiahkan uang pembinaan sebesar Rp 600 juta.

"Masing- masing emas Rp 200 juta, dapat 3 jadi Rp 600 juta. Uangnya buat beli motor sama rumah," ungkas Dhimas saat konferensi pers di SLB Pembina, 30 September 2015, pukul 11.40 WIB.

Sementara Assesor SLB DR. Wiji Suparno menyatakan sangat mengapresiasi terhadap capaian prestasi Dhimas. Capaian Dhimas menjadi pemantik untuk terus memajukan olah raga di Indonesia khususnya bidang special olympics (olimpiade spesial).

"Kita punya potensi bagus, perjuangan kita membuahkan hasil. Dengan semangat man jadda wa jadda mendidik anak dalam tanda petik bisa berhasil," tutur Dr. Wiji saat konferensi pers.

Dr. Wiji juga menambahkan 41 atlet se-Indonesia diberangkatkan ke Los Angeles. Khusus DIY memberangkatkan 4 atlet, "1 bulutangkis ini Dhimas, 2 ping-pong dan 1 basket,.

Para atlet ini mendapat pembekalan di Pelatnas. Pelatihan di Pelatnas berlangsung selama 50 hari pada bulan Agustus lalu. |Winda Efanur FS|

back to top