Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Devi hentikan wakil Filipina

Devi hentikan wakil Filipina

Jakarta-KoPi| Wakil PB Djarum, Devi Yunita Indah Sari sukses melangkah ke babak kedua Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Premier Li NIng Jakarta Open 2016. Ia berhasil melaju usai menghentikan wakil Filipina, Malvinne Ann Venince Alcala.

Di awal game pembuka, Devi berhasil unggul dengan skor meyakinkan 7-2. Tetapi perlahan, kesalahan beruntun membuat skor menjadi cukup ketat dan ia bahkan balik tertinggal 10-11 di interval. Usai interval, Devi terlihat berusaha untuk bisa terus memimpin perolehan angka dan akhirnya menang cukup tipis 21-17 di game pembuka ini.

“Langkah dan pergerakan lawan terlihat lambat, saya berusaha untuk membuat dia berlari di lapangan melalui penempatan bola. Tapi tadi sempat kaget juga, karena ternyata tangannya kuat, beberapa kali smash saya berhasil dia kembalikan dan saya banyak kehilangan angka di situ,” ujar Devi usai laga.

Di sepanjang game kedua, Devi terlihat lebih bisa menguasai jalannya pertandingan. Unggul 11-5 di interval, Devi sukses menutup kemenangan dengan 21-13. “Di game kedua saya berusaha untuk kembali ke pola permainan di awal game pertama. Dan strategi ini berhasil,” tambahnya.

Berhasil jegal wakil Filipina, selanjutnya Devi sudah dinanti oleh wakil Jaya Raya, Jauza Fadhila Sugiarto yang menang 21-12 dan 21-17 atas Erlina KUrnianti dari Sarwendah Badminton Club.

“Di Makassar kemarin saya kalah dua game langsung dari Jauza. Pukulannya bagus, lob serangnya juga bagus, tangannya juga kuat. untuk pertandingan besok saya harus siap capek dan jangan banyak melakukan kesalahan sendiri,” pungkasnya.

Ini akan menjadi perjumpaan kedua bagi Devi dan Jauza. Pertemuan mereka sebelumnya terjadi di Djarum Sirnas seri kedua yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan. Kala itu, Devi harus angkat koper di babak kedua usai dipaksa mengakui keunggulan unggulan delapan itu dengan 15-21 dan 10-21.

back to top