Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Desandha kirim pulang unggulan teratas

Desandha kirim pulang unggulan teratas

Surabaya– KoPi|Kejutan kembali terjadi di arena Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Timur Open 2015. Kali ini di sektor tunggal dewasa putri, dimana unggulan teratas Ganis Nur Rahmadhani dari Pertamina Fastron harus langsung pulang usai gagal mengatasi wakil PB Djarum, Desandha Vegarani Putri.

Bermain di lapangan tiga GOR Sudirman, Surabaya pada Kamis (12/11) sore, Desandha terlihat berhasil mendominasi raihan angka. Membuka kemenangan dengan 21-12 di game pertama, Desandha pun terlihat mengendalikan lajut permainan di game kedua.

des1

Permainan smash dan dropshot cantik berhasil membuatnya unggul 11-6 di interval. Meski di sisi lain Ganis terlihat dua kali meminta pertolongan medis untuk melakukan perawatan pada paha kirinya, tak membuat Desandha mengendurkan tekanannya. Dan justru hal ini semakin dimanfaatkan oleh Desandha, Ganis terlihat jarang bisa mengantisipasi penempatan bole di depan net yang kemudian dikombinasikan dengan serangan oleh Desandha. Ia pun unggul 20-11, Desandha menang 21-13.

“Baru kali ini main di kelas dewasa jadi saya bisa all out, karena lawan juga (level permainan) lebih diatas saya, jadi saya tidak ada beban,” ujar Desandha usai laga.

des2

“Di lapangan juga tadi sepertinya kesulitan untuk mengembangkan permainan, banyak mati sendiri dan tidak ada bola yang berbahaya. Ini tentu di luar prediksi saya bisa menang dua game langsung,” tambahnya.

Di sisi lain, Ganis mengakui memang dirinya kurang tampil maksimal. Saat pertandingan dimulai, Ganis mengalami masalah di kaki kirinya saat mengambil shuttlecock di depan net. “Di pertandingan tadi di awal game saya terpeleset, dan ini mempengaruhi permainan saya. Mau coba memaksakan permainan dan berharap lawannya lengah, tetapi ternyata lawannya ternyata lebih siap. Disamping itu saya pun memang sedang tidak dalam kondisi fit setelah kembali dari Mataram kemarin,” ujar Ganis.

Dengan kemenangan Desandha atas Ganis, maka Desandha berhak untuk melaju ke babak perempat final yang akan digelar besok (13/11) pagi. Ia akan berjumpa dengan Mia Mawarti Utami dari Guna Dharma yang menang dalam drama tiga game melawan Lyanny Alessandra Mainaky, 15-21, 21-15 dan 21-18.

“Lawan lebih ulet, harus siap dan jangan menganggap remeh lawan,” ujarnya.

Djarum Sirnas seri ke sembilan ini pun menjadi ajang pertama bagi atlet kelahiran Karanganyar, 18 Desember 1998 ini untuk bersaing di nomor dewasa. “Ini jadi sebagian persiapan untuk Kejurnas (Kejuaraan Nasional) nanti, karena setelah Surabaya saya akan melakukan persiapan (Kejurnas),” ujar Desandha.

Gelar juara Kejurnas memang paling bergengsi bagi atlet berusia dibawah 19 tahun. Mereka yang bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjadi kampiun di turnamen akhir tahun ini, akan memiliki peluang untuk bisa bergabung bersama Pelatnas, Cipayung.

back to top