Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Awal Bagus Moyes Di Ranah Spanyol

Awal Bagus Moyes Di Ranah Spanyol Foto : The National

San Sebastian-Spanyol Moyes membangun kembali kariernya yang sempat ambruk setelah dipecat sebagai manajer Manchester United. Debut indah di kandang dicetak Moyes kala mengantar Real Sociedad menaklukkan Elche dengan hasil akhir tiga gol tanpa balas.

David Moyes mengaku sangat senang dengan kemenangan pertamanya. Sebelumnya ia mengkritisi tindakan wasit Spanyol yang menyebutnya memberikan seamngat secara berlebihan 

Mantan punggawa Arsenal, mencetak hat-trick yang mengerek Sociedad ke posisi 12 dengan 13 poin.

“Saya tersenyum karena kami menang dan saya bahagia tapi saya ingin lebih lagi,”. Di partai sebelumnya ia berhasil menahan imbang saat melawan Deportivo La Coruna.

“Saya pikir, ada beberapa tanda-tanda perkembangan tim, dan itu adalah hal yang bagus.” Tambah mantan manajer Manchester United dan Everton.

“Kami memiliki pemain yang spesial dengan talenta yang luar biasa pada diri Carlos Vela, yang memberikan perbedaan di dalam tim ini”

Ia mengkritik kebijakan wasit Carlos Velasco Carballo, yang dipecat karena performanya di Piala Dunia Brasil setelah memimpin laga Brasil versus Kolombia di perempat final.

“Saya pikir level toleransinya sangat rendah”, katanya.

“Ini adalah pertandingan laki-laki dan wajar terjadi kontak fisik”

“Tak ada yang ingin datang dan melihat pertandingan yang biasa. Penonton ingin melihat pemain yang tangguh, terus tetap tegak berdiri dan mereka inigin melihat wasit membiarkan pertandingan menjurus keras”

“Maka saya berpikir tingkat toleransinya sangat rendah. Wasit saat melawan Deportivo sudah bagus namun tidak malam ini, 3 kartu kuning dalam 27 menit, sangat mudah mencabut kartu, sangat mudah.”

Selanjutnya Sociedad akan memainkan laga first-leg di Piala Raja melawan Real Oviedo di babak 32 besar dan bertemu Villareal di akhir pekan.

 

Reporter : Nora Ayudha

 

 

 

back to top