Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Anak korban Tsunami Aceh bergabung dengan Sporting Lisbon

(dok. Mirror) (dok. Mirror)
KoPi | Masih ingatkah Anda dengan Martunis? Ya, anak kecil korban Tsunami Aceh (26/12/2004) yang ditemukan oleh Cristiano Ronaldo itu dikabarkan akan terjun ke dunia sepak bola. Martunis, yang kini berusia 17 tahun telah bergabung dengan klub masa kecil Ronaldo, Sporting Lisbon, seperti diberitakan oleh Mirror (2/7).

Sebelas tahun yang lalu, Martunis sedang bermain sepak bola bersama teman-temannya ketika gelombang besar datang menghantam. Ia yang masih berusia 7 tahun kala itu terapung-apung berpegangan papan.

Martunis ditemukan 21 hari setelah kejadian Tsunami Aceh oleh sebuah tim. Saat ditemukan ia yang sedang memakai jersey timnas Portugal langsung menghiasi layar kaca televisi Eropa sehingga membuat Ronaldo iba dan langsung mendatangi Martunis di Aceh.

“Saya percaya bahwa banyak orang dewasa bahkan tidak akan mampu menghadapi apa yang telah ia lalui. Kita harus menghormatinya. Dia anak yang istimewa,” kata Ronaldo kala itu.

Namun Martunis sekarang telah menyadari mimpinya dengan menjadi pemain sepakbola profesional. Dia telah menandatangani kesepakatan untuk bergabung dengan akademi klub Portugal, Sporting Lisbon.

“Ini bagus untuk berada di sini, klub ini membuat mimpi saya mungkin dan saya sangat senang dengan kesempatan ini. Viva Sporting,” kata Martunis.

Presiden Sporting Bruno de Carvalho pun turut berkomentar mengenai hal ini.

“Martunis akan bekerja di akademi. Kami akan bekerja dengan dia juga dalam perkembangannya sebagai pemain,” kata Carvalho.

Ayah Martunis, Sarbini pun tak ketinggalan dengan mengatakan mendukung keputusan putranya itu.

“Saya biarkan dia bermain sepak bola di sore hari saya meminta dia untuk pergi ke sekolah, belajar membaca Alquran dan menghadiri kursus bahasa Inggris. Saya ingin dia menjadi anak yang cerdas dengan masa depan yang cerah. Saya tidak ingin dia berakhir seperti saya yang tidak memiliki pendidikan yang layak. Saya berharap dia mendapat pekerjaan yang baik di masa depan,” dukung Sarbini.

"Saya akan sangat bangga jika ia menikmati kehidupan yang baik atau menjadi pemain sepak bola profesional,” pungkas Sarbini.

Well, aksi Martunis tentu akan ditunggu-tunggu oleh penikmat sepak bola di Indonesia untuk mengharumkan nama tanah air Indonesia. Selamat berjuang, Martunis! | Aditya Wicaksana WP

back to top