Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Anak korban Tsunami Aceh bergabung dengan Sporting Lisbon

(dok. Mirror) (dok. Mirror)
KoPi | Masih ingatkah Anda dengan Martunis? Ya, anak kecil korban Tsunami Aceh (26/12/2004) yang ditemukan oleh Cristiano Ronaldo itu dikabarkan akan terjun ke dunia sepak bola. Martunis, yang kini berusia 17 tahun telah bergabung dengan klub masa kecil Ronaldo, Sporting Lisbon, seperti diberitakan oleh Mirror (2/7).

Sebelas tahun yang lalu, Martunis sedang bermain sepak bola bersama teman-temannya ketika gelombang besar datang menghantam. Ia yang masih berusia 7 tahun kala itu terapung-apung berpegangan papan.

Martunis ditemukan 21 hari setelah kejadian Tsunami Aceh oleh sebuah tim. Saat ditemukan ia yang sedang memakai jersey timnas Portugal langsung menghiasi layar kaca televisi Eropa sehingga membuat Ronaldo iba dan langsung mendatangi Martunis di Aceh.

“Saya percaya bahwa banyak orang dewasa bahkan tidak akan mampu menghadapi apa yang telah ia lalui. Kita harus menghormatinya. Dia anak yang istimewa,” kata Ronaldo kala itu.

Namun Martunis sekarang telah menyadari mimpinya dengan menjadi pemain sepakbola profesional. Dia telah menandatangani kesepakatan untuk bergabung dengan akademi klub Portugal, Sporting Lisbon.

“Ini bagus untuk berada di sini, klub ini membuat mimpi saya mungkin dan saya sangat senang dengan kesempatan ini. Viva Sporting,” kata Martunis.

Presiden Sporting Bruno de Carvalho pun turut berkomentar mengenai hal ini.

“Martunis akan bekerja di akademi. Kami akan bekerja dengan dia juga dalam perkembangannya sebagai pemain,” kata Carvalho.

Ayah Martunis, Sarbini pun tak ketinggalan dengan mengatakan mendukung keputusan putranya itu.

“Saya biarkan dia bermain sepak bola di sore hari saya meminta dia untuk pergi ke sekolah, belajar membaca Alquran dan menghadiri kursus bahasa Inggris. Saya ingin dia menjadi anak yang cerdas dengan masa depan yang cerah. Saya tidak ingin dia berakhir seperti saya yang tidak memiliki pendidikan yang layak. Saya berharap dia mendapat pekerjaan yang baik di masa depan,” dukung Sarbini.

"Saya akan sangat bangga jika ia menikmati kehidupan yang baik atau menjadi pemain sepak bola profesional,” pungkas Sarbini.

Well, aksi Martunis tentu akan ditunggu-tunggu oleh penikmat sepak bola di Indonesia untuk mengharumkan nama tanah air Indonesia. Selamat berjuang, Martunis! | Aditya Wicaksana WP

back to top