Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Akli Fairuz meninggal setelah terkena takle dari penjaga gawang

Akli Fairuz meninggal setelah terkena takle dari penjaga gawang

KoPi, Pemain sepak bola Indonesia, Akli fairuz, meninggal setelah ditakling penjaga gawang.

Tanggal 10 Mei, Fairuz, striker Persiraja pada pertandingan Liga Premier Indonesia, tengah berusaha merebut bola saat dirinya tiba-tiba bertabrakan dengan PSAP Sigli penjaga Agus Rahman.

Peristiwa Takling yang bisa dilihat di video, terlihat mirip dengan banyak insiden sejenis yang sering terjadi di lapangan. Fairuz tak berdaya setelah insiden tersebut dan pihak timnya sangat marah hingga hampir berujung perkelahian dengan tim lawan.

Fairuz nampak baik-baik saja, dirinya duduk di bangku istirahat sambil melihat jalannya pertandingan. Setelah pertandingan usai, Fairuz meminta diantar ke rumah sakit untuk menangani beberapa cedera dalam yang dialaminya dan kandung kemihnya yang bocor, berdasarkan laporan.

Baru pada tanggal 16 Mei, Fairuz menjalani operasi dan meninggal enam hari setelah tragedy takling itu. Belum jelas apakah Rahman harus mendapat sanksi atas kejadian ini atau tidak.

(Winda Efanur FS)
Sumber: News.com.au



back to top