Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Akli Fairuz meninggal setelah terkena takle dari penjaga gawang

Akli Fairuz meninggal setelah terkena takle dari penjaga gawang

KoPi, Pemain sepak bola Indonesia, Akli fairuz, meninggal setelah ditakling penjaga gawang.

Tanggal 10 Mei, Fairuz, striker Persiraja pada pertandingan Liga Premier Indonesia, tengah berusaha merebut bola saat dirinya tiba-tiba bertabrakan dengan PSAP Sigli penjaga Agus Rahman.

Peristiwa Takling yang bisa dilihat di video, terlihat mirip dengan banyak insiden sejenis yang sering terjadi di lapangan. Fairuz tak berdaya setelah insiden tersebut dan pihak timnya sangat marah hingga hampir berujung perkelahian dengan tim lawan.

Fairuz nampak baik-baik saja, dirinya duduk di bangku istirahat sambil melihat jalannya pertandingan. Setelah pertandingan usai, Fairuz meminta diantar ke rumah sakit untuk menangani beberapa cedera dalam yang dialaminya dan kandung kemihnya yang bocor, berdasarkan laporan.

Baru pada tanggal 16 Mei, Fairuz menjalani operasi dan meninggal enam hari setelah tragedy takling itu. Belum jelas apakah Rahman harus mendapat sanksi atas kejadian ini atau tidak.

(Winda Efanur FS)
Sumber: News.com.au



back to top