Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Tiga seniman muda mendapat penghargaan ArtJog 2014

Tiga seniman muda mendapat penghargaan ArtJog 2014

Yogya-KoPi- Pameran seni rupa ART|JOG|14, dibuka pada Sabtu,  7 Juni 2014,pukul 19.00 WIB, penuh sesak oleh pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat, baik dalam, maupun luar negeri, seperti singapura, Jepang, India, dan Hongaria. Acara dibuka oleh putri kolektor sekaligus Presiden Pertama Indonesia Ir.Soekarno; Kartika Soekarno.

Kurator kali ini adalah Bambang ‘Toko’ Witjaksono, seorang seniman dan Dosen aktif di ISI Yogyakarta, ART|JOG|14 mengusung tema “Legacies of Power”  yang berfokus pada tahun 2014, tahun politik bagi Indonesia saat kita mengalami peristiwa besar dan penting, yaitu Pemilihan Umum. Pemilihan wakil rakyat, dan Pemilihan Presiden sebagai puncaknya. Legacies of Power menggali kembali persoalan demokrasi dengan melihat sejarah peralihan kekuasaan di Indonesia, dengan memandang ke depan sembari bercermin pada sejarah peralihan kekuasaan bangsa ini, Rakyat patut mengharapkan munculnya pemimpin baru yang layak dan membanggakan.


Pameran ini melibatkan 103 partisipan dari 6 negara dengan komposisi 97 peserta berasal dari Indonesia, 2 berasal dari jepang, 1 dari Amerika, 1 dari Singapore, 1 dari Australia, dan 1 seniman belanda. Dalam ART|JOG|14 ini, terdapat 3 program utama: Comission Work, Special Presentation, dan Art Fair.

Karya Comission Work tahun ini menunjuk pada Samsul Arifin, dengan karyanya “Goni Cabinet” yang di display di depan Taman Budaya Yogyakarta. Karya ini merupakan satir kepada para wakil rakyat yang menduduki kabinet. Para wakil yang seolah-olah cerdas dan intelek namun memiliki kepekaan sosial yang rendah. Sementara Special Presentation di isi oleh seniman performance wanita asal amerika, Marina Abromovich dan TeamLab.


Marina Abromovich adalah seorang seniman performance Internasional yang dikenal sebagai “Grandmother of Performance Art” menampilkan karya videonya yang berjudul “8 lessons on Emptiness with a happy end” atau 8 Ajaran Kekosongan yang berakhir indah. Judul karya ini mengacu pada pengertian tradisional Buddha tentang kekosongan. Mengosongkan pikiran untuk bertransformasi ke tahapan selanjutnya.
TeamLab sendiri merupakan kelompok seni digital yang beranggotakan ahli matematika, bahasa pemograman, arsitek, animator,dan desainer grafis yang berbasis di Tokyo, Jepang. Karya Mereka “Nirvana” merupakan sebuah karya instalasi digital yang dapat merespon gerak dari penikmat karya ini menjadi suara, lukisan dalam “Nirvana” sendiri terinspirasi oleh Pelukis Pra Modern Jepang, Ito Jakuchu(1716-1800). Ito Jakuchu terkenal akan gaya lukisannya yang permukaannya terdiri dari puluhan ribu kotak yang diwarnai secara individual.

Sementara ArtJog memeberikan penghargaan yang ditunjukkan untuk seniman muda dibawah 33tahun “Young Artist Award”.  Ke tiga pemenangnya akan menerima dana residensi di Berlin yang diberikan oleh Starke Foundation Berlin. 3 pemenang terpilih sebagai YoungArtist Award tersebut adalah Agung Prabowo dari Bandung, Olga Rindang Amesti dari Solo, dan Eldwin Pradipta dari Bandung.

Olga Rindang Amesti, Mahasiswi UNS angkatan 2012 ini mengungkapkan gejolak dalam memaknai momentum politik dalam sebuah kotak bernama partai yang seharusnya memiliki tujuan yang sama melalui karyanya yang berjudul “Mind and Boxes”

Tidak ketinggalan pula para seniman senior ikut meramaikan ART|JOG|14 kali ini, seperti Djoko Pekik, dan Edhi Sunarso. Dalam sambutan singkatnya, Dr. Oei Hong Djien selaku salah satu kolektor senior Indonesia mengungkapkan kekagumannya pada sosok Djoko Pekik dan Edhi Sunarso.


“ Dalam usianya yang sudah lanjut, saya sangat terkejut melihat karyanya yang mdahsyat berukuran 6x2.75 m”. “Patung Soekarno milik Pak Edhi yang belum pernah dipamerkan memiliki tinggi 4,4m.

“Saya paling suka karya Pak Djoko Pekik, warnanya lebih cenderung matang, keren.” ungkap salah seorang pengunjung pameran, Valentino Febry, Mahasiswa seni lukis Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

ART|JOG|14 akan memberlakukan tiket masuk mulai Ahad, 8-06-2014 dengan HTM Rp. 10.000;.

Reporter: Harindawati

 

back to top