Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

Jogja-KoPi| Festival Sendratari antar Kabupaten se-DIY bakal kembali digelar oleh Taman Budaya Yogyakarta, bertempat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Festival yang tahun ini memasuki usia ke- 43 tahun bakal digelar selama dua malam berturut-turut, 10-12 November 2015.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB sampai selesai ini terbuka untuk umum dan gratis ini pada malam pertama (10/11) menampilkan Kontingen Kabupaten Bantul, Kontingen Kabupaten Gunungkidul, dan Kontingen Kota Jogjakarta. Sedang malam kedua (11/11) menampilkan kontingen Sleman dan Kulonprogo.

Menurut Drs Diah Tutuko Suryandaru, Festival Sendratari ini telah menjadi bagian dan situs budaya di Yogyakarta yang tidak bisa dihilangkan. Ia telah menjadi bagian terpenting dari nadi kehidupan budaya di Yogyakarta. Diharapkan pula bahwa Festival Sendratari mampu meningkatkan apresiasi dan wawasan seni masyarakat terhadap karya tari yang telah digarap berdasarkan hasil kreativitas serta mampu membawa iklim berkesenian yang kondusif, mampu memacu spirit kreatif para penata tari, penari, penata iringan, penata busana di seluruh Kabupaten dan Kota se DIY.

Festival Sendratari se-DIY diselenggarakan dengan semangat sebuah kompetisi dengan berbagai penghargaan didalamnya seperti penata tari terbaik, penata busana terbaik, penyaji terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama terbaik, pemeran pembantu terbaik dan penata iringan terbaik.

Sementara itu Kirman, ketua panitia, memaparkan bahwa untuk tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, jika tahu sebelumnya Kota Yogyakarta tidak mengirimkam kontingan, untuk tahun ini ada pengiriman dari kontingen kota. Tentu ini semakin menjadi semarak pelaksanaan Festival Sendratari ini, mengingat sebelumnya kontingen Kota selalu menjadi langganan sebagai juara umum.

Masih menurut keterangan Kirman, ajang Festival Sendratari ini selain menjadi ruang masyarakat untuk mengapreasi perkembangan baru dunia tari di Yogyakarta, ajang Festival Sendratari ini juga telah menjadi wahana munculnya generasi baru, lahirnya potensi-potensi baru, penata tari dan penari handal. (*)

back to top