Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

Jogja-KoPi| Festival Sendratari antar Kabupaten se-DIY bakal kembali digelar oleh Taman Budaya Yogyakarta, bertempat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Festival yang tahun ini memasuki usia ke- 43 tahun bakal digelar selama dua malam berturut-turut, 10-12 November 2015.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB sampai selesai ini terbuka untuk umum dan gratis ini pada malam pertama (10/11) menampilkan Kontingen Kabupaten Bantul, Kontingen Kabupaten Gunungkidul, dan Kontingen Kota Jogjakarta. Sedang malam kedua (11/11) menampilkan kontingen Sleman dan Kulonprogo.

Menurut Drs Diah Tutuko Suryandaru, Festival Sendratari ini telah menjadi bagian dan situs budaya di Yogyakarta yang tidak bisa dihilangkan. Ia telah menjadi bagian terpenting dari nadi kehidupan budaya di Yogyakarta. Diharapkan pula bahwa Festival Sendratari mampu meningkatkan apresiasi dan wawasan seni masyarakat terhadap karya tari yang telah digarap berdasarkan hasil kreativitas serta mampu membawa iklim berkesenian yang kondusif, mampu memacu spirit kreatif para penata tari, penari, penata iringan, penata busana di seluruh Kabupaten dan Kota se DIY.

Festival Sendratari se-DIY diselenggarakan dengan semangat sebuah kompetisi dengan berbagai penghargaan didalamnya seperti penata tari terbaik, penata busana terbaik, penyaji terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama terbaik, pemeran pembantu terbaik dan penata iringan terbaik.

Sementara itu Kirman, ketua panitia, memaparkan bahwa untuk tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, jika tahu sebelumnya Kota Yogyakarta tidak mengirimkam kontingan, untuk tahun ini ada pengiriman dari kontingen kota. Tentu ini semakin menjadi semarak pelaksanaan Festival Sendratari ini, mengingat sebelumnya kontingen Kota selalu menjadi langganan sebagai juara umum.

Masih menurut keterangan Kirman, ajang Festival Sendratari ini selain menjadi ruang masyarakat untuk mengapreasi perkembangan baru dunia tari di Yogyakarta, ajang Festival Sendratari ini juga telah menjadi wahana munculnya generasi baru, lahirnya potensi-potensi baru, penata tari dan penari handal. (*)

back to top