Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

Jogja-KoPi| Festival Sendratari antar Kabupaten se-DIY bakal kembali digelar oleh Taman Budaya Yogyakarta, bertempat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Festival yang tahun ini memasuki usia ke- 43 tahun bakal digelar selama dua malam berturut-turut, 10-12 November 2015.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB sampai selesai ini terbuka untuk umum dan gratis ini pada malam pertama (10/11) menampilkan Kontingen Kabupaten Bantul, Kontingen Kabupaten Gunungkidul, dan Kontingen Kota Jogjakarta. Sedang malam kedua (11/11) menampilkan kontingen Sleman dan Kulonprogo.

Menurut Drs Diah Tutuko Suryandaru, Festival Sendratari ini telah menjadi bagian dan situs budaya di Yogyakarta yang tidak bisa dihilangkan. Ia telah menjadi bagian terpenting dari nadi kehidupan budaya di Yogyakarta. Diharapkan pula bahwa Festival Sendratari mampu meningkatkan apresiasi dan wawasan seni masyarakat terhadap karya tari yang telah digarap berdasarkan hasil kreativitas serta mampu membawa iklim berkesenian yang kondusif, mampu memacu spirit kreatif para penata tari, penari, penata iringan, penata busana di seluruh Kabupaten dan Kota se DIY.

Festival Sendratari se-DIY diselenggarakan dengan semangat sebuah kompetisi dengan berbagai penghargaan didalamnya seperti penata tari terbaik, penata busana terbaik, penyaji terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama terbaik, pemeran pembantu terbaik dan penata iringan terbaik.

Sementara itu Kirman, ketua panitia, memaparkan bahwa untuk tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, jika tahu sebelumnya Kota Yogyakarta tidak mengirimkam kontingan, untuk tahun ini ada pengiriman dari kontingen kota. Tentu ini semakin menjadi semarak pelaksanaan Festival Sendratari ini, mengingat sebelumnya kontingen Kota selalu menjadi langganan sebagai juara umum.

Masih menurut keterangan Kirman, ajang Festival Sendratari ini selain menjadi ruang masyarakat untuk mengapreasi perkembangan baru dunia tari di Yogyakarta, ajang Festival Sendratari ini juga telah menjadi wahana munculnya generasi baru, lahirnya potensi-potensi baru, penata tari dan penari handal. (*)

back to top