Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

TBY Menggelar Festival Sendratari Se-DIY 2015

Jogja-KoPi| Festival Sendratari antar Kabupaten se-DIY bakal kembali digelar oleh Taman Budaya Yogyakarta, bertempat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Festival yang tahun ini memasuki usia ke- 43 tahun bakal digelar selama dua malam berturut-turut, 10-12 November 2015.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB sampai selesai ini terbuka untuk umum dan gratis ini pada malam pertama (10/11) menampilkan Kontingen Kabupaten Bantul, Kontingen Kabupaten Gunungkidul, dan Kontingen Kota Jogjakarta. Sedang malam kedua (11/11) menampilkan kontingen Sleman dan Kulonprogo.

Menurut Drs Diah Tutuko Suryandaru, Festival Sendratari ini telah menjadi bagian dan situs budaya di Yogyakarta yang tidak bisa dihilangkan. Ia telah menjadi bagian terpenting dari nadi kehidupan budaya di Yogyakarta. Diharapkan pula bahwa Festival Sendratari mampu meningkatkan apresiasi dan wawasan seni masyarakat terhadap karya tari yang telah digarap berdasarkan hasil kreativitas serta mampu membawa iklim berkesenian yang kondusif, mampu memacu spirit kreatif para penata tari, penari, penata iringan, penata busana di seluruh Kabupaten dan Kota se DIY.

Festival Sendratari se-DIY diselenggarakan dengan semangat sebuah kompetisi dengan berbagai penghargaan didalamnya seperti penata tari terbaik, penata busana terbaik, penyaji terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama terbaik, pemeran pembantu terbaik dan penata iringan terbaik.

Sementara itu Kirman, ketua panitia, memaparkan bahwa untuk tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, jika tahu sebelumnya Kota Yogyakarta tidak mengirimkam kontingan, untuk tahun ini ada pengiriman dari kontingen kota. Tentu ini semakin menjadi semarak pelaksanaan Festival Sendratari ini, mengingat sebelumnya kontingen Kota selalu menjadi langganan sebagai juara umum.

Masih menurut keterangan Kirman, ajang Festival Sendratari ini selain menjadi ruang masyarakat untuk mengapreasi perkembangan baru dunia tari di Yogyakarta, ajang Festival Sendratari ini juga telah menjadi wahana munculnya generasi baru, lahirnya potensi-potensi baru, penata tari dan penari handal. (*)

back to top