Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Potret pahlawan muda Pakistan

Potret pahlawan muda Pakistan

KoPi, Sebuah lukisan cat air berisi potret pelajar perempuan sekaligus aktivis Pakistan, Malala Yousafzai, terjual dengan harga $82,000 dalam sebuah pelelangan di New York.

Yousafzai, seorang gadis berusia 16 tahun ini ditembak di bagian kepala pada tahun 2012 oleh Taliban karena dirinya mengkampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan.


Lukisan berisi potret dirinya yang dibuat oleh seniman Inggris, Jonathan Yeo, asalnya dipajang di National Portrait Gallery di London tahun lalu. Lukisan ini kemudian terjual dengan harga yang amat fantastis melalui proses pelelangan. Jumlah pendapatan penjualan dengan total $102,500 (termasuk premi pembeli) akan diserahkan kepada Malala Fund.


Sang seniman, Jonathan Yeo, menyatakan bahwa dirinya membuat lukisan tersebut untuk memotret dikotomi yang amat luar biasa dari seseorang yang masih muda namun memiliki kebijaksanaan dan kekuatan yang amat hebat.


Lebih lanjut, Yeo menyatakn bahwa dirinya menggambar seorang pelajar yang tengah mengerjakan pekerjaan rumah untuk merefleksikan ironi bahwa “hal sederhana yang ia lakukan setiap hari adalah hal yang mendorong terjadinya perubahan besar  dalam hidup yang hampir membunuh dirinya”.


Pihak Malala Fund menyatakan bahwa hasil penjualan karya Yoe tersebut akan didonasikan untuk amal Nigeria khususnya untuk pendidikan dan advokasi perempuan dan remaja ditengah munculnya penculikan lebih dari 250 remaja putri oleh kelompok militan Nigeria, Boko Haram.


Ternyata, Malala sungguh senang karena potret dirinya laku dengan harga tinggi di pelelangan tersebut. Dirinya juga menyatakan bahwa kedermawanan pembeli tersebut membuat Malala Fund dapat membantu mereka yang tengah berjuang di Nigeria untuk mendukung pendidikan bagi perempuan dan remaja putri.


(Ana Puspita)
Sumber: BBC.com




back to top