Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Pameran tunggal Ari Bayuaji di Redbase Yogyakarta

Pameran tunggal Ari Bayuaji di Redbase Yogyakarta

Bantul-KoPi| REDBASE Foundation Yogyakarta mempersembahkan sebuah pameran tunggal bertajuk “CEN.SOR” menampilkan karya instalasi, drawing, dan patung, oleh seniman Ari Bayuaji sebagai seniman residensi REDBASE FOUNDATION Yogyakarta (September – November 2016).

Ari Bayuaji adalah seniman yang tinggal dan bekerja di Canada dan Bali, dan pindah ke Canada sejak 2015. Karya-karyanya terinspirasi oleh hal-hal di sekitarnya seperti benda temuan atau benda-benda tua yang dijadikan sebagai materi kekaryaannya

Selama proses dua bulan masa residensi (September – November 2016) di Redbase Foundation Yogyakarta, Ari Bayuaji tertarik untuk menggali lebih dalam tentang sejarah perkembangan perempuan Indonesia.

Dalam proses penciptaan karyanyanya, Ari mengumpulkan perangko, buku-buku dan majalah lama yang menampilkan gambar dari perempuan-perempuan Indonesia. Ari juga menambahkan beberapa catatan yang ditulis oleh mendiang ibunya yang berprofesi sebagai instruktur aerobik selama masa hidup dewasanya.

Catatan-catatan itu berisi tentang pola dan instruksi dalam senam aerobik. Ia meyakini bahwa catatan-catatan lama dan gambar-gambar itu merupakan bagian penting dari arsip sejarah perkembangan perempuan Indonesia di dalam budaya kita.

Menurutnya, kita tinggal di dalam lingkungan masyarakat yang masih menilai perempuan dari bagaimana mereka terlihat, dan dari apa yang mereka pakai.

Melalui projek ini, Ari ingin menggambarkan salah satu aspek kecil ke dalam realitas sosial ini dengan cara membuat gambar yang kuat dari perempuan melalui patung-patung figuratif yang diberikan lapisan warna. Ia juga menggunakan material siap pakai seperti batu dan kayu sebagai medium karya menggambar dan melukis.

Pameran Tunggal, Artist in Residence Program

Pembukaan: Kamis, 11 November 2016, 16.00 WIB – 19.00 WIB
Jadwal Pameran: 12 November – 6 Desember 2016
Jam Operasional: 10.00 – 17.00 WIB
(tutup setiap hari Minggu dan hari libur nasional)

Seniman: Ari Bayuaji (CA)

back to top