Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Minimal Art Gallery (MAG) - HOME

Minimal Art Gallery (MAG) - HOME

Minimal Art Gallery bekerjasama dengan REDBASE Foundation Yogyakarta mempersembahkan pameran bersama bertajuk HOME. Pada pameran kali ini, MAG mengundang beberapa seniman dari Indonesia, Jerman, China, dan Jepang, untuk menampilkan karya mereka dengan skala dimensi kecil.

Bersama MAG, sebagai wadah untuk seni kontemporer, visi ini telah terwujud dalam skala yang sangat berbeda dari yang dibayangkan. Seniman berbasis Jerman, Suntje Sagerer dan para seniman yang ikut berkolaborasi telah mewujudkannya dengan cara menyalurkan ide dari para seniman internasional ini ke dalam beberapa struktur yang mirip rumah boneka.

Jika ini mungkin terdengar seperti pendekatan lucu dan main-main, maka kita diundang untuk datang dan melihat hal yang sebaliknya. Ditugaskan dalam ruang pribadi dirumahnya masing-masing, para seniman ini menciptakan instalasi, lukisan, dan patung. Mereka bertemu dengan cara yang unik yang merespon dugaan keterkaitan dunia digital pada tingkatan fisik.

“Minimal Art Gallery (MAG) - HOME”
Pameran Bersama
Pembukaan: Sabtu, 10 Desember 2016, 16.00 – 19.00 WIB
Waktu Pameran: 10 Desember 2016 – 11 January 2017
Jadwal Operasional: Senin – Sabtu, 10.00 – 17.00 WIB
(tutup hari Minggu dan hari libur nasional)

Seniman: 
(IDN)
Agan Harahap, Alvin Agnuba, Angki Purbandono, Ayu Arista Murti, Deni Rahman, Dedy Sufriadi, Dita Gambiro, Ivan Sagita, Karina Roosvita, Laksmi Shitaresmi, Lugas Syllabus, Maria Indriasari, Noor Ibrahim, Taufik Ermas, Tromarama, Wayan Upadana

(DE)
Alex Lebus, Andreas Ullrich, Anna Leonhardt, Clemens Reinecke, Dominik Bucher, Elisabeth Stumpf, Ella Görner, Franziska Fennert, Grit Aulitzky, Jan Brokof, Jonas Lewek, Klaus Beckmann, Lucie Freynhagen, Martin Mannig, Michael Klipphahn, Mikka Wellner, Moritz Liebig, Olaf Holzapfel, Robert Pappermann, Roswitha Maul, Sophia Schama, Stefan Krauth, Stefanie Busch, Stephanie Lüning, Suntje Sagerer, Svenja Wichmann, Tilmann Hornig, Tony Franz
(CN)
Pu Jie, Rao Fu, Yini Tao

(JP)
Moe Matsuhashi – Objekte, Tatsuma Takeda

Kurator, Produser, Organizer: 
Franziska Fennert, Suntje Sagerer, cover e.V. German Asian Art Association

Disponsori oleh: KdFS Kulturstiftung des Freistaates Sachsen (Cultural Foundation of the Free State of Saxony, Germany) Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Cultural Service Office Yogyakarta Special Territory, Indonesia) Junge Zeitgenössische Kunst, Chemnitz

 

back to top