Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jokowi diminta bawa pulang Jenazah Sitor Situmorang

foto: tempo.co foto: tempo.co

Kopi| Beberapa sastrawan Indonesia, seperti Saut Situmorang, berharap Jokowi membawa pulang jenazah Penyair Sitor Situmorang dan menguburkanya seperti dalam pesannya sebelum meninggal. 

"Sitor Situmorang berpesan agar dikuburkan di kampung halamannya Harianboho di pinggir Danau Toba, di sebelah makam ibunya." Kata Saut Situmorang

Sebelumnya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, mengumumkan bela sungkawanya dan menyebut Sitor Situmorang sebagai Soekarnois sejati.

Sitor Situmorang merupakan penyair yang tumbuh bersama angkatan'45 dan memiliki banyak jasa bagi bangsa dan negara. Ia pernah dipenjara oleh rezim Soeharto sebagai tahanan politik di tahun 1967-1974 karena loyalitasnya terhadap Soekarno. Ia pun disebut-sebut oleh A Teeuw sebagai penyair terkemuka setelah Chairil Awar.

Menurut Sosiolog Novri Susan yang juga seorang penulis puisi, pemerintah wajib memberikan perhatian penuh pada Sitor Situmorang yang memiliki jasa bagi berkembangnya kebudayaan Indonesia.

"Lepas bahwa Sitor adalah orang dekat Soekarno, Jokowi sebagai presiden pantas memberikan apresiasi pada beliau. Sitor Situmorang adalah orang-orang terdahulu yang memberikan landasan spirit kebudayaan bagi bangsa Indoensia. Kita semua berhutang pada orang-orang terdahulu." Demikian Novri Susan mengatakan. 

Berikut puisi wasiat Sitor Situmorang, Tatahan Pesan Bunda

Bila nanti ajalku tiba

Kubur abuku di tanah Toba

Di tanah danau perkasa

Terbujur di samping Bunda

 

Bila ajalku nanti tiba

Bongkah batu alam letakkan

Pengganti nisan di pusara

Tanpa ukiran tanpa hiasan

 

Kecuali pesan mahasuci

Restu Ibunda ditatah di batu

Si Anak Hilang telah kembali!

Kujemput di pangkuanku!

E Hermawan

back to top