Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Jogja Action Marching 2014

Jogja Action Marching 2014

Yogyakarta-KoPi, Sabtu sore (08/03/2014) pukul 15.00 wib diselenggarakan Kirab Seni dan Budaya Street Parade di titik nol km Yogyakarta. Acara tersebut di hadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Walikota Yogyakarta dan Komite Olahraga Nasional Indonesia.

Jogja Action Marching (JAM) di Kota Yogya ini bertujuan untuk mengembangkan program yayasan marching band di Jakarta, karena marching band itu adalah karakter belsing untuk pemuda. Anak yang suka marching band biasanya lebih sehat, jauh dari narkoba karena banyak yang di lakukan seperti bergerak membentuk barisan, mendengarkan irama musik, melihat yang semua itu organ tubuhnya pasti aktif.
“Seandainya setiap sekolah ada marching band saya yakin seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba itu bisa berkurang,” ujar ketua panitia pelaksanaan JAM Lisa Ayodhia S.H.


JAM ini diselenggarakan oleh yayasan DPNB bekerjasama dengan perwakilan di Yogya atau dikenal sebagai DPNB dan didukung oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga. Untuk dana, panitia tidakmau menyebut jumlahnya


“Pokonya banyak, memangnya kamu mau bantu, ujar Lisa Ayodhia SH pada wartawan KoPi, ketika ditanya berapa jumlah dananya.


 Acara ini pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia. Panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan bagi setiap group marching band yang dinilai juri sebagai group yang paling baik. Ada uang pembinaan sebesar Rp 10 juta untuk group marching band yang punya nilai tertinggi yang diberikan oleh juri.


Festival Jogja Marching Band (JAM) 2014 yang didukung oleh Kemenpora ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta.


Harapan kita akan banyak wisatawan yang akan berkunjung dan menyaksikan Jogja Action Marching Band (JAM) 2014, agar acara ini dapat berkelanjutan setiap tahun.


Reporter: Sarah lee, Taufik Hidayat

back to top