Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Hompimpah: permainan yang penuh makna

Hompimpah: permainan yang penuh makna

Suci Wulandari


Banyak permainan tradisional yang dimiliki Indonesia namun sekarang ini mulai tergerus karena banyaknya permainan di media elektronik.

salah satu permainan tradisional di Indonesia adalah hompimpa, permainan ini dilakukan untuk menentukan siapa yang menang dan kalah dengan menggunakan telapak tangan. Pemenang dari permainan ini adalah pemain yang memperlihatkan telapak tangan yang berbeda dari pemain lainnya.

Permainan tradisional ini dilakukan minimal oleh tiga peserta, ada yang menggunakan telapak tangan dan ada yang menggunakan punggung tangan, saat melakukan permainan hongpimpa secara bersamaan para pemain mengucapkan kata hompimpa alaiyum gambreng.


Tanpa kita sadari kata hompimpa alaiyum gambreng dalam permainan anak – anak ini kental akan makna, kata hompimpa alaiyum gambreng berasal dari bahasa sansekerta yang berarti “dari Tuhan kembali ke Tuhan, mari kita bermain”.


Banyak nilai – nilai keteladanan hidup yang dapat kita temui dalam permainan tradisional di Indonesia, oleh sebab itu kita harus terus melestarikannya agar tidak tergerus oleh zaman dan dapat kita wariskan kepada generasi berikutnya.

 

back to top