Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Hompimpah: permainan yang penuh makna

Hompimpah: permainan yang penuh makna

Suci Wulandari


Banyak permainan tradisional yang dimiliki Indonesia namun sekarang ini mulai tergerus karena banyaknya permainan di media elektronik.

salah satu permainan tradisional di Indonesia adalah hompimpa, permainan ini dilakukan untuk menentukan siapa yang menang dan kalah dengan menggunakan telapak tangan. Pemenang dari permainan ini adalah pemain yang memperlihatkan telapak tangan yang berbeda dari pemain lainnya.

Permainan tradisional ini dilakukan minimal oleh tiga peserta, ada yang menggunakan telapak tangan dan ada yang menggunakan punggung tangan, saat melakukan permainan hongpimpa secara bersamaan para pemain mengucapkan kata hompimpa alaiyum gambreng.


Tanpa kita sadari kata hompimpa alaiyum gambreng dalam permainan anak – anak ini kental akan makna, kata hompimpa alaiyum gambreng berasal dari bahasa sansekerta yang berarti “dari Tuhan kembali ke Tuhan, mari kita bermain”.


Banyak nilai – nilai keteladanan hidup yang dapat kita temui dalam permainan tradisional di Indonesia, oleh sebab itu kita harus terus melestarikannya agar tidak tergerus oleh zaman dan dapat kita wariskan kepada generasi berikutnya.

 

back to top