Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

“Gelar Pusaka Warisan Dunia Yogyakarta 2014” resmi digelar

“Gelar Pusaka Warisan Dunia Yogyakarta 2014” resmi digelar
Yogyakarta-KoPi- Kepala Bidang Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY, Drs. Sukisno, M.Sn. mewakili Gubernur Istimewa Yogyakarta secara resmi membuka “Gelar Pusaka Warisan Dunia” pada hari Rabu (24/9) di Bangsal Sewatama Puro Pakualaman Yogyakarta. 

Dalam sela sambutan Gubernur DIY yang disampaikan oleh Drs. Sukisno mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus berbangga diri, khususnya masyarakat Yogyakarta, karena beberapa kebudayaan bangsa Indonesia (batik, keris, dan wayang) telah diakui oleh dunia (UNESCO). Sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia yang baik untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan tersebut agar tidak punah.

Kegiatan akbar selama 5 hari tersebut memamerkan berbagai jenis keris Nusantara. Museum batik Yogyakarta juga ikut berpartisipasi dalam meramikan “Gelar Pusaka Warisan Dunia” dengan memamerkan berbagai macam batik, peralatan batik, dan wayang.  

Pada bagian wayang sendiri memamerkan beberapa jenis wayang diantaranya Wayang Kancil, Golek, dan Wayang Kulit. Acara nonton bareng wayang kulit semalam suntuk juga telah di persiapkan oleh panitia.

Reporter: Irfan Ridlowi

 

 

back to top