Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Gallery Eruna resmi dibuka Oei Hong Djien

Gallery Eruna resmi dibuka Oei Hong Djien

Magelang- KoPi| Pameran Rupa dan Lounching Eruna Gallery dibuka dr Oei Hong Djien (15/5) di Pondok Pemancingan Rejosari, Mungkid Magelang. Acara dimulai dengan permfomance musik dan penampilan wayang kulit dialogis oleh dalang Yulius Iswanto dengan lakon Raden Sumantri Ngenger.

Djatmiko W ahono, Koordinator Acara mengatakan “ Lakon Raden Sumantri Ngenger” sebagai simbolisasi perjuangan para seniman Yogya dan Magelang dalam usahanya mengaktualisasikan diri dan pembentukan jati diri mereka dalam menghadapi era globalisasi dan digitalisasi pada era ini.

Sementara itu pemilik galeri dan Pondok Pemancingan Rejosari, Mulyani Prapto Sarjono dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini merupakan proyek idealismenya, ia mengharapkan kebangkitan para seniman Yogyakarta dan seniman Magelang setelah ia menyediakan wadah dalam bentuk Gallery Eruna.

Bila selama ini para seniman kesulitan dalam mengekspresikan dirinya karena ketiadaan tempat dan biaya, maka ia siap membantunya dengan keberadaan Galery Eruna secara gratis. Diharapkan ke depan Gallery Eruna dapat bersimbiosis mutualisma dengan Pondok Makan dan pemancingan sebagai sebuah Resto Galery.

Dr.Oei Hong Djien, kolektor dan praktisi seni terkemuka mengatakan kekagumannya terhadap Galerry Eruna terutama pemiliknya Yani karena berani membuka galeri di tengah kelesuan bisnis galeri yang tengah tiarap.

Ia yakin pemilik Gallery Eruna tidak mempunyai motif ekonomi selain memberdayakan seniman seniman muda agar karya-karya mereka dapat dikenal oleh masyarakat luas. Ia juga mengharapkan agar para seniman muda tetap konsisten dalam menghasilkan karya yang berkualitas dalam segala situasi. Baik dalam situasi Booming maupun dalam situasi sulit seperti saat ini.

Peresmian Gallery Eruna disahkan dengan polesan kuas Dr.Oei Hong Djien dan makan bersama Tampak hadir dalam acara tersebut budayawan Ajip Rosidi dan pejabat teras Kabupaten Magelang.

“Dalam galeri ini, kata Djamiko, “ akan dipamerkan sekitar 20 seniman yogya dan 8 seniman lokal Magelang.

Mereka adalah Andi Ramdani Bamboo,Jajang Kawentar, Anto Sukanto,Ristianto CW, Rojal Fikri, Enggar Pujana, M amrozi,Siddek Y,Salim, Jatmiko W, Mulyani PS, Asnan, Jose Rizal, Luken Biantoro, Uret Pari, Januri, Basori, Satya Budhi, Agus Ismoyo, En Roel, Viktor Sarjono, Yulius HP, Picuk Asmara, Naima Farid,Katirin, Arif Safari, Hatmojo, Asrul Sani, Mang Yani, Yulius Iswanto, dan Arif sulae

Djatmiko juga mengatakan kedepan dengan adanya Resto-Gallery, pengunjung yang akan datang dapat menikmati hidangan sekaligus dapat mengapresiasi seni hasil olah jiwa dari para seniman. Di Gallery Eruna akan dipamerkan berbagai hasil seni lukis dan kerajianan perak dan sebagainya,”pungkasnya.

back to top