Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

FPBN-FAM Gelar Lomba Cipta Cerpen untuk Pelajar dan Mahasiswa

Foto: Efri S. Bahri, Panitia Pelaksana Foto: Efri S. Bahri, Panitia Pelaksana

JAKARTA–KoPi- Forum Pemuda Bangun Negeri (FPBN) bekerjasama dengan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia menyelenggarakan Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional dengan tema “Mengejar Impian Meraih Cita-Cita” yang dikhususkan bagi peserta kalangan pelajar dan mahasiswa.

Ketua Pelaksana Lomba, Efri S. Bahri, Kamis (14/8), menyebutkan, selain bermitra dengan FAM Indonesia, lomba ini juga didukung oleh Mitra Peduli Indonesia (MPI) dan Syuruq Media.

Menurut Efri, sebagai seorang pelajar dan mahasiswa tentu memiliki impian dan cita-cita. Impian dan cita-cita itu akan menjadi magnet penuntun agar impian tercapai. Untuk mewujudkan impian dan cita-cita itu, maka setiap orang memiliki cara dan tips sendiri.

“Lomba ini dalam rangka menumbuhkan budaya menulis di kalangan pelajar dan mahasiswa,” katanya.

Adapun syarat lomba, sebut Efri, peserta adalah pelajar atau mahasiswa yang dibuktikan dengan melampirkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa saat mengirimkan tulisannya. Naskah cerpen harus asli karya sendiri, bukan jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutsertakan pada event lomba menulis di manapun.

Panjang naskah minimal 3 (tiga) halaman dan maksimal 5 (lima) halaman dengan 2 (dua) spasi. Tulisan ditulis/diketik dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

Selain itu, tulisan diketik rapi di kertas HVS A4/kuarto, menuliskan biodata (ditulis dalam bentuk narasi) disertai foto diri di lembar terakhir tulisan. Naskah harus sesuai tema dan dikirim ke email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. (selambat-lambatnya tanggal 29 September 2014). Selain pemenang utama, 50 cerpen nominator berpeluang dibukukan.
 
Dewan juri terdiri dari Instruktur Nasional FPBN. Sebagai tanda apresiasi, FPBN menyediakan hadiah untuk pemenang Juara 1 berupa Uang Tunai Rp200.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan, Juara 2: Uang Tunai Rp150.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan, dan Juara 3 Uang Tunai Rp100.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan.

Forum Pemuda Bangun Negeri (FPBN) adalah lembaga sosial yang concern dalam pengembangan potensi sumberdaya pemuda dan masyarakat. FPBN dirintis sejak 14 Agustus 2013 dengan visi menjadi wadah pemuda dalam mengembangkan kapasitas bertaraf internasional dan berbudi pekerti luhur.

Dalam setiap kegiatannya, FPBN menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis sumberdaya lokal serta menjalin sinergi dengan berbagai stakeholders strategis baik lokal, nasional dan internasional. (rel)


back to top