Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Festival Sendratari Antar Kabupaten Se-DIY

Festival Sendratari Antar Kabupaten Se-DIY

 


Siaran Perss Taman Budaya Yogyakarta


Festival Sendratari Antar Kabupaten se-DIY bakal kembali digelar oleh Taman Budaya Yogyakarta, bertempat di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta.

Festival yang tahun ini memasuki usia ke- 42 tahun bakal digelar selama dua malam berturut-turut, 23-24 Oktober 2014. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB sampai selesai ini terbuka untuk umum dan gratis ini malam pertama (23/10) menampilkan kontingen kabupaten Bantul dan Gununkidul. Sedang malam kedua (24/10) menampilkan kontingen Sleman dan Kulonprogo.

Menurut Drs Diah Tutuko Suryandaru, Festival Sendratari ini telah menjadi bagian dan situs budaya di Yogyakarta yang tidak bisa dihilangkan. Ia telah menjadi bagian terpenting dari nadi kehidupan budaya di Yogyakarta. Diharapkan pula bahwa Festival Sendratari mampu meningkatkan apresiasi dan wawasan seni masyarakat terhadap karya tari yang telah digarap berdasarkan hasil kreativitas serta mampu membawa iklim berkesenian yang kondusif, mampu memacu spirit kreatif para penata tari, penari, penata iringan, penata busana di seluruh Kabupaten dan Kota se DIY.

Festival Sendratari se-DIY diselenggarakan dengan semangat sebuah kompetisi dengan berbagai penghargaan didalamnya seperti penata tari terbaik, penata busana terbaik, penyaji terbaik, sutradara terbaik, pemeran utama terbaik, pemeran pembantu terbaik dan penata iringan terbaik.

Sementara itu Kirman, ketua panitya, memaparkan bahwa untuk tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini Festival Sendratari tidak ada pengiriman dari kontingen kota. Tahun lalu padahal kontingen kota berhasil menyabet sebagai juara umum.

Selain menjadi ruang masyarakat untum mengapreasi perkembangan baru dunia tari di Yogyakarta, ajang Festival Sendratari ini juga telah menjadi wahana munculnya generasi baru, lahirnya potensi-potensi baru, penata tari dan penari handal. (*)

Yogyakarta, 20 Oktober 2014

Humas Festival 
Eko Nuryono

back to top