Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Fashion on The Street Prawirotaman Yogyakarta

Fashion on The Street Prawirotaman Yogyakarta

Jogja-KoPi| Untuk ke 4 kalinya House of LMAR di bawah naungan Lia Mustofa mengadakan hajatan spektakuler Fashion On Street ( FOS) Prawirotaman. Perhelatan kali ini dipusatkan di depan Hotel Pandanaran, Yogyakarta pada hari Sabtu (20/08). Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana karpet merah parade peragaan busana digelar di sepanjang jalan Prawirotaman.

FOS kali ini menampilkan beberapa atraksi menarik selain peragaan busana hasil kreasi desaigner binaan House of LMAR. Pada pembukaan acara tampil tari edan-edanan oleh Bala Mahardika dan permainan musik oleh DJ Randy Eka, FDJ Emilia.

Peragaan busana kali ini menampilkan hasil karya desaigner-desaigner muda binaan House oh LMAR, seperti Tofa Anglo dengan tema Vigilant dan digitarian, Ayu Ghia Sugandhi dengan tema vigiliant, Lany Amborowati dengan baju muslimnya , Briliant Hidayah, serta hasil karya desaigner terkenal Indonesia Leny Agustin dengan tema Artisianal City.

Lia Mustofa mengatakan House of LMAR mempunyai progam Corporate Sosial Responbility (CSR) bagi desainer dan kreator muda di second lne, KLAMB. Klamb memberikan pendampingan Cuma Cuma selama 1 tahun dari hulu ke hilir, sampai berupaya mereka lahir dan mengerti dunia kreatif, bisnis dan berkepribadian untuk belajar menghargai cara bekerja sama, mempelajari budaya di sekelilingnya, serta mencintai produk produk Yogyakarta dan Indonesia secara umum.

Saat ini Klamb sudah sampai di angkatan ke 6, dan pada FOS kali ini akan memperagakan hasil desaign terbaik mereka. Seperti Lany yang dengan berani tampil dengan busana muslim yang casual tapi tidak keluar dari ketentuan syari'ah Islam.

Pendampingan desaigner-desaigner muda Klamb juga banyak dibantu oleh desaigner terkemuka seperti Dina Mediani, Amin HW, Dandi T Hidayat, Arie Sudewo, dan kali ini Leny Agustin.

Lia Mustofa sendiri juga menampilkan hasil karyanya dengan tema Merajut Batik. Dia mengatakan batik merupakan budaya lama bangsa Indonesia. Rajut merupakan pekerjaan tangan yang membutuhkan proses yang mengasyikkan dan penuh ketelitian.

"Perpaduan batik dan rajut justru membangun sebuah inovasi baru kekinian, serta menambah percaya diri karena style dan trending menjadi inspiratif untuk gaya anak muda sekarang. Saya mengambil motif batik parang dan stripe, dengan hasil akhir casual, ready to wear and edgy and pontail,"tukasnya. *

back to top