Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Death Vomit berhasil memikat ribuan penonton JogjaROCKarta bersama Erros

Death Vomit berhasil memikat ribuan penonton JogjaROCKarta bersama Erros

Jogja-KoPi|Band Cadas Death Vomit berhasil tarik minat ribuan penonton yang bukan dari Genrenya di Panggung JogjaROCKarta,Jumat (29/9).Band yang bergenre Death Metal ini memainkan lagu-lagu hitsnya berkolaborasi dengan Drummer Guyub Yogyakarta serta gitaris nomor wahid Jogja,Erros Chandra.

Death Vomit yang merupakan penampil ketiga ini memainkan banyak setlist lagu dari album Forging Legacy,salah satu lagunya pun diwarnai petikan sang master Gitar Jogja ,Erros. Mantan personil Sheila On 7 itupun, memainkan lagu Decadence of Life milik Death Vomit dengan apik meski berwarna gelap.

Sontak ribuan penonton yang mayoritas merupakan pecinta Rock bertepuk tangan menyambut Erros dan Drummer Guyub yang memainkan lagu-lagu Devo. Mereka pun mengacungkan hormat devil horns finger atau salam jari metalhead kepada Death Vomit dan team kolaborasinya.

Beberapa penonton mengatakan kaget saat melihat sosok Erros naik ke atas panggung, beberapa pun mengungkapkan sudah tahu Erros akan naik bersama Devo. Johan (21),Pecinta Rock dari Jakarta ini mengatakan tak menyangka gitaris idolanya akan memainkan lagu-lagu cadas Death Vomit.

"Aku nggak nyangka Erros akan naik dan membawakan lagu Death Vomit. Dan Tadinya saya nggak terlalu suka sama genrenya,namun pas saya lihat langsung ternyata keren juga ya,"ucapnya

Sementara Lia(20) dari Solo pun takjub oleh permainan kurang lebih 7 personil Drummer Guyub Yogyakarta yang membuka lagu Decadence of Life Death Vomit lewat alat-alat bekas seperti panci, seng, dan beberapa set drum.

"Mereka kreatif sekali dalam memainkan instrumen,nada genre death Metal pun tak hilang saat membuka lagunya Devo,"ujar wanita yang menyukai musik keras ini.

Sebelumnya pun,Death Vomit memainkan sejumlah album Forging Legacy berjudul Emerge Rage, Evil Rise, dan Chained in Agony. Decadence of Life ikon pembuka album pun dilanjutkan dengan setlist Redemption,Criminally Insane,dan ditutup dengan lagu handalan Devo, Anthem to Hate.

Meski lagu-lagu yang dibawakan devo terbilang cukup garang, namun energi penonton untuk bermosphit atau head bang di lapangan JogjaROCKarta tidak banyak. Hal ini mungkin saja disebabkan mayoritas penonton dikuasai oleh pecinta musik Rock.

Dua area yang terpisah pun juga menciptakan gap antar penonton. Akibatnya banyak penonton merasa gugup atau ragu untuk mengekspresikan euforia dari lagu Death Vomit.

back to top