Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Berhasil menyulap pabrik tua, pertunjukan Sardono sukses digelar

Berhasil menyulap pabrik tua, pertunjukan Sardono sukses digelar

Karanganyar-KoPi│Pertunjukan perdana Sardono’s Retrospective berlangsung sukses digelar di eks pabrik gula Colomadu, Karanganyar pada Jumat 20 November 2015.

Pertunjukan Sang Maestro ini berhasil menyulap ‘keangkeran’ pabrik gula menjadi kemeriahan pertunjukan seni berkelas dunia.Pertunjukan Sardono’s Retrospective berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 20-22 November nanti.

Dalam pertunjukannya Sardono menampilkan Expanded Cinema, Papua Kontemporer, Komputerize music, lukisan, teater tubuh, fashion, lighting, puisi dan pasar malam.

Dari semua sub pertunjukan yang ditampilan bermuara pada tema partikel bebas tanpa memilki judul di setiap pertunjukannya. Partikel bebas bentuk dari ekspresi bebas para penari hasil abstraksi dari kehidupan masyarakat secara umum.

“Partikel bebas, mereka benar-benar berekspresi secara bebas, relasi hubungan dengan ruang, saya tidak menyuruh (untuk gerakan tertentu), total. Jadi masyarakat melihat dan menafsirkan dengan latar blekang budaya masing-masing, masyarakat kan luas, persepsi masyarakat tentang seni kan beragam,” papar Sardono.

Sardono menambahkan pertunjukann ini telah digarap selama 1,5 tahun. Untuk pertama kali Sardono mementaskannya di pabrik gula Colomadu, Karanganyar. Selanjutnya akan dipentaskan dalam rangkaian kegiatan menuju Singapore International Festival Of Art (SIFA) 2016.

Untuk pemilihan lokasi eks pabrik gula Colomadu bagi Sardono merupakan representasi dari dinamisnya kedekatan masyarakat dengan teknologi. “Bentuk ekspresi anak muda sekarang tentang teknologi. Pabrik gula ini, peninggalan utamanya mesin pabrik yang memberikan icon teknologi. Sangat cocok memberikan ruang masyarakat saat ini dimana teknologi menjadi rujukan sehari-hari,” jelas Sardono seusai pertunjukan.

Sementara Dirjen Dinas Kebudayaan, Prof. Kacung Marijan mengapresiasi baik terhadap pertunjukan karya Sardono.
“(Pertunjukan) Ini bagus, bebas dengan mempresentasikan kehendak manusia, pertunjukan bagus menampilkan spot-spot yang tidak dapat ditampilkan oleh panggung lainnya,” kata Prof. Kacung. │Winda Efanur FS│Frenda Yentin│

back to top