Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

AORSI membuat sketsa menjadi menyenangkan

AORSI membuat sketsa menjadi menyenangkan

Jogja-KoPi|Seni sketsa saat ini tengah mulai banyak diminati masyarakat. Pelbagai perkumpulannya juga marak dibuat dan banyak melakukan kegiatan melukis sketsa bersama dengan obyek yang berbeda-beda.

Salah satu perkumpulan sketsa yang cukup aktif adalah AORSI atau Asosiasi Olah Raga Sketsa Indonesia di Yogyakarta. yang didirikan sejak 2015 yang lalu.

Perekumpulan ini digawangi beberapa perupa seperti Palevi, Bambang Widiarso dan Moch Basori. Konsepnya, menurut Bambang Widiarso, Ketua AORSI adalah menggabungkan unsur seni yang bersifat rohani dengan olah raga yang berunsur gerak fisik.

"Sketsa itu sudah menyampaikan bahasa, banyak eksploitasi semisal sketsa itu bisa digambarkan sebagai karya 2D, namun jika ditampilkan secara pembuatannya itu, cara mengerjankannya itu sudah unsur olah raganya." Ujar Bambang,

AORSI sendiri saat ini sudah memiliki jaringan hampir di seluruh Indonesia. Kegiatan AORSI meliputi melukis bareng bersama masyarakat, pamerann karya sketsa dan lomba sketsa dengan format pertarungan yang menghasilkan juara bertahan setiap enam bulan. Unsur petunujukan ini salah slah satu yang membuat masyarakat tertarik untuk melihat dn teribat.

"Di kegiatan AORSI sendiri ada unsur entertaimennya, " kata Palevi, pemilik Galeri Miracle. "Meskipun tetap melakukan eksprimen-ekperimen sebagai upaya mencari bentuk karya."

Nasirun, salah satu pelukis paling bergengsi di Indonesia pun memuji hadirnya AORSI sebagai sesuatu yang positif. Nasirun bahkan selalu menyediakan waktunya untuk AORSI seperti menjadi juri dalam pertarungan sketsa di Studio Kalahan milik seniman Heri Dono di awal Oktober 2017 lalu.

"Ada satu kelompok 'AORSI'--menarik--ini artinya kita napak tilas sebuah dasar, ini sangat menarik. Artinya dapat menyiasati sebuah media, dapat disiasati dengan bukan hanya soal menggambar sebuah objek tapi juga memberikan rasa," ujarNasirun.

Masyarakat awam pun menyambut baik lahirnya AORSI sebagai wahana memahami seni rupa. Mereka bahkan sering terlibat baik dalam aktifitas melukis atau lomba-lomba yang diadakan oleh AORSI.| Syidiq Syaiful Ardli | Hengky

back to top