Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Jogja-KoPi| Bayu Prihantoro Filemon, alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FISIP UAJY) merupakan produser film pendek ‘Ruah’.

Film pendek ‘Ruah’ yang disutradarai oleh Makbul Mubarak berhasil memboyong Piala Citra untuk kategori Film Pendek Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2017, yang diselenggarakan secara meriah di Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara (11/11).

Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama bagi Bayu sebagai produser. Dalam perjalanan karirnya setelah lulus, ia sudah mengerjakan beberapa film pendek bersama Limaenam Films.

Selain itu penghargaan ini dinilai spesial, karena film pendek yang berasal dari Jogja ini merupakan film yang diproduksi oleh Dinas Kebudayaan DIY, melalui Kegiatan Pendanaan Produksi Film Pendek tahun 2016 dan menyabet penghargaan tertinggi untuk insan perfilman Indonesia.

Dalam perjalanannya berada di dunia perfilman, Bayu merasa pembelajaran dalam dunia perkuliahan di UAJY bermanfaat. Ia menilai pencapaiannya saat ini dikarenakan faktor kultur akademik dan non akademik di UAJY sangat kuat.

Kampus FISIP yang penuh dengan dinamika baik dalam bidang keilmuan maupun kegiatan kemahasiswaan. Meskipun pada awalnya ia sempat ragu akan jurusan yang diambil, ia selalu mencoba untuk aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.

“Saya sempat ragu bahwa program studi Ilmu Komunikasi yang saya ambil waktu kuliah dulu bisa menjadi bekal ketika nantinya saya akan bekerja sebagai filmmaker. Jurusan ini jelas langsung saya bandingkan dengan jurusan Film di kampus lain, yang mengajarkan film secara langsung. Tapi seiring perjalanan karir, saya semakin yakin bahwa justru hal-hal inilah yang kemudian membentuk perspektif saya tentang filmmaking, yang mungkin tidak didapatkan oleh filmmaker lain lulusan sekolah film”, cerita Bayu.

Bayu yang masih aktif dalam rumah produksi Limaenam Films mengingatkan, “Film menjadi semakin kaya karena film adalah bidang multi-disiplin, lintas ilmu, bukan kerja produksi film semata. Sebagai filmmaker, kita justru harus lebih banyak mempelajari hal-hal lain di luar film, agar film semakin memilki peran penting untuk peradaban”.

Film pendek ‘Ruah’ juga akan berkompetisi di Singapore International Film Festival (SGIFF) 2017, yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 November-3 Desember 2017. SGIFF adalah festival film terbesar di Asia Tenggara. Festival film ini sangat strategis untuk memperkenalkan karya, gagasan maupun program tertentu kepada khalayak internasional.

back to top