Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Aji Kusumo pamerkan lukisan: Pelanggaran HAM polisi Jogja

Aji Kusumo pamerkan lukisan: Pelanggaran HAM polisi Jogja

Jogja-KoPi| Aktivis HAM dan lingkungan hidup, Aji Kusumo menggelar pameran lukisan di Taman Budaya Yogyakarta 31 Januari 2016. Aji memamerkan sekitar 15 lukisan tentang pengalamannya di Lembaga Pemasyarakatan. Lukisan tersebut menggambarkan cerita berantai penyiksaan dan bentuk ketidakadilan selama di LP Polres Sleman dan LP Cebongan.

Dalam pameran ini Aji menumpahkan keprihatinan kondisi LP. Aji menegaskan pameran ini media mengungkapkan kebenaran tentang ketidakberesan di LP. Atas pengungkapan ini, Aji meminta Komnas HAM untuk mengawal pelanggaran yang terjadi.

"Saya meminta Komnas HAM, institusi kepolisian untuk merubah sistem yang ada. Walaupun saya tidak percaya, ini bisa dirubah," jelas Aji.

Salah satu tindakan pelanggaran HAM di LP yang terekam lukisan, Mushola LP menjadi tempat penyiksaan, dengan memakan kecoa hidup-hidup dan minum air kencing.

Selain itu satu lukisan tentang rekan Aji, seorang narapida menjalani siksaan. "Kebanyakan mereka mengaku kesalahan yang mereka tidak dilakukan, karena tidak tahan dengan siksaan," tambah Aji.

Sementara Wakil Komnas HAM, Noor Laila mengapresiasi baik karya lukisan Aji. Selanjutnya, Laila telah menindaklanjuti pelanggaran HAM dari kasus Aji Kusumo. Ke depan Komnas HAM meminta masyarakat aktif melapor untuk menekan pelanggaran yang terjadi.

"Kami meminta teman-teman, untuk aktif melaporkan ke Komnas HAM, bukannya kita tidak melakukan sesuatu, tapi kami ada prioritas tentang nyawa," jelas Noor Laila.

Polres Sleman menjemput paksa Aji Kusumo pada tahun 2014 lalu. Atas tuduhan pengrusakan banner dan spanduk apartemen Uttara.

Perlawanan Aji untuk membela warga Karangwuni, dari ancaman kerusakan lingkungan. Imbas dari pembangunan apartemen Uttara di Jalan Kaliurang KM. 5,5.

back to top