Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

50 Perupa internasional bertemu dalam rumah minimalis

50 Perupa internasional bertemu dalam rumah minimalis

Bantul-KoPi| Pameran internasional bertema Home dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh Franziska Fennert di markas Red Base, Bantul Yogyakarta, Sabtu 10 Desember 2016. Franziska tidak sendiri, dalam pembukaan hadir pula memberikan sambutan Drs. Umar Priyono, M.pd. Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pameran kolaboratif ini menampilkan 16 seniman Indonesia, 28 seniman Jerman, 3 seniman China dan 3 seniman Jepang yang terwadahi dalam Minimal Art Gallery (MAG).

Pameran memamerkan karya-karya kolaboratif baik lukisan, patung dan instalasi yang dipertemukan dalam sebuah ruang realatif minimalis (rumah boneka) yang mereka respon secara bersama.

home3

Franziska Fennert menjelaskan secara konsep tema ini bertujuan untuk menyatukan budaya dengan karya seni dari negara yang berbeda dan menjadikan dalam satu objek. Rumah minimalis ini digunakan sebagai ruang dimana agar setiap seniman saling terhubung satu dengan lain layaknya yang ada di media sosial, sesuai dengan katalog pameran.

home2

Sementara itu perupa Edo Pillu menyebut pameran ini sebagai bentuk alternatif dalam perkembangan seni kontemporer.

"Saya sangat senang dengan acara ini, karena saya berharap karya seni bukan hanya terkenal dengan bentuk yang besar, tetapi hal yang kecil juga bisa menjadi karya seni yang indah," kata Edo Pillu.

Pameran akan berlangsung hingga 11 januari 2017 dengan jadwal operasional pukul 10.00- 17.00 WIB. |S.Adi|Wahyu| Saleesa|

back to top