Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Sempat jual lukisan, kini pak Raden meninggal dunia

Sempat jual lukisan, kini pak Raden meninggal dunia

KoPi| Kabar duka tiba dari dunia hiburan Indonesia. Seniman yang memerankan Pak Raden dalam serial Si Unyil meninggal dunia. Drs. Suyadi (Pak Raden) menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (30/10) malam.

Kabar ini didapatkan dari sang asisten Prasodo Chusanto melalui status singkatnya dari akun Facebook. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, telah wafat kakek kami tercinta, guru bangsa, legenda dongeng Indonesia, maestro sketsa Indonesia Drs Suyadi (Pak Raden) pada hari Jumat malam jam 22.20 WIB," demikian seperti yang dikutip KoPi.

Sosok yang dikenal dengan kumis tebalnya itu sempat sakit dalam waku yang lama. Kehidupannya bahkan harus ditopang di atas kursi roda yang membawanya dalam segala aktifitas.

Di usianya yang ke 83, seniman yang sempat menjual lukisannya kepada Joko Widodo ini telah lama mengalami keterpurukan secara ekonomi. Pada September 2013 lalu, Suyadi menawarkan lukisannya seharga 60 juta kepada Gubernur DKI Jakarta, Jokowi.

Suyadi berharap lukisan yang berjudul Perang kembang tersebut dibeli Jokowi agar ia bisa menyembuhkan penyakitnya. Jokowi yang saat itu tidak dapat menemui karena sedang blusukan ke Tanah Abang akhirnya digantikan Basuki Tjahja Purnama yang saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Akhirnya, Suyadi mengamen dengan cara berdongeng di halaman Balai Kota Jakarta dan ditonton oleh para PNS dan masyarakat sekitar.

Namun, saat ini tokoh yang digemari anak kecil itu sudah tiada. Selamat jalan Pak Raden!

back to top