Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

Luna Maya mendapat perhatian sosiolog

Foto: Facebook offical Luna Maya Foto: Facebook offical Luna Maya
KoPi. Luna Maya artis dan presenter yang sempat mengalami kasus tidak mengenakkan tahun 2010 lalu, mendapat perhatian seorang sosiolog pakar branding dari Universitas Airlangga, Novri Susan.

Melalui websitenya www.novrisusan.com Novri menulis tiga seri artikel yang oleh para fans Luna Maya disebut sebagai inspiratif dan menggugah semangat dalam kehidupan.

Seri pertama berjudul Pijar menghati, Luna Maya (1) yang menggambarkan proses Luna Maya lahir kembali. Kutipan menarik dari artikel itu seperti: Luna Maya, pernah tergores oleh pisau sejarah yang tajam. Ia tersungkur, kehilangan daya dan hampir padam. Perjalanan hidup sebagai artis jelita di negeri surga ini tiba-tiba sangat kelam. Mungkin waktu itu, dunia adalah tempat tersuram baginya.

Ulasan kedua berjudul Pijar menghati, Luna Maya (2) yang menggambarkan masa kelahiran kembali. Artikel tersebut melihat Luna sebagai sosok yang mampu bertahan dan terus tumbuh: Luna Maya seperti permainan cahaya yang gesit, lincah, dan tiada diam. Dia, mungkin, ingin melampaui masa lalu sesegera. Hidupnya adalah kini dan mendatang.

Selain itu secara implisit dan halus Luna Maya mendapat kritik pada paragraf terakhir yang bermakna agar menjaga keseimbangan antara menikmati hidup dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Artikel ketiga dari Novri Susan dalam websitenya tentang Luna Maya berjudul Luna Maya: Artemis yang tak terhenti. Pada artikel ketiga tampaknya Luna mendapat sorotan cukup dalam. Luna disebut mewarisi ruh Dewi Artemis yang dalam mitologi Yunani adalah dewi rembulan dan kesuburan yang bersemangat. Namun, juga dalam kesunyian. 

Tulisan tentang Luna Maya banjir oleh komen dari para fans. Salah satu komen fans dengan akun @tusri_adnyan berkomentar "tulisan yang menginspirasi...kk luna perempuan hebatt...yg kayak gini perlu dishare!!!"

Novri dihubungi KoPi menyatakan bahwa tujuan dari seri artikel tentang Luna Maya bukanlah sekedar memuji namun mencari hikmah baik.

"Saya menulis itu agar kita menyadari bahwa setiap luka, kegagalan, dan fase gelap hidup hanyalah satu bagian dari kehidupan itu sendiri. Kita harus selalu melangkah dan tumbuh dengan karya-karya" jelasnya.

Seperti dalam artikel ke tiga, Novri menuliskan: Saya, Anda dan siapapun harus selalu kuat, percaya diri dan yakin bahwa setiap luka bisa disembuhkan. Setiap perjalanan memiliki masa depannya.*

 

Reporter: Amanullah GW.

 

 

back to top