Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Gay dan Banci di TV tidak baik bagi anak-anak, Kata Juan Pablo

Gay dan Banci di TV tidak baik bagi anak-anak, Kata Juan Pablo

KoPi-Amerika Serikat, Para gay dan banci seharusnya jangan diberikan ruang dalam dunia pertelevisian khususnya dalam acara “The Bachelor” karena itu “sangat berat untuk ditonton,” menurut bintang tamu terakhir di acara ABC.

Menurut New York Post, Juan Pablo Galavis, 32, menyatakan bahwa dia menghormati orang-orang yang homoseksual – tapi dia mengatakan menempatkan mereka dalam acara televisi bisa menjadi contoh yang tidak baik bagi anak-anak.

“Mereka adalah orang yang tidak wajar menurut akal. Bagi saya, kemunculan mereka di acara tersebut sangat tidak enak di tonton dan berat,” dia mengatakan dalam sebuah interview.

Produser acara tersebut kemudian mengatakan bahwa pernyataan dia “sembarangan, tidak punya pikiran dan tidak punya perasaan.” Bintang sepak bola dari Venezuela tersebut kemudian minta maaf di Facebook – menyatakan bahwa dia tidak bermaksud menggunakan kata “pervert” yang berarti tidak wajar.”

“Semua orang tahu jika Bahasa Inggris adalah bahasa kedua saya,” dia menuliskan. “Yang saya maksud dalam perkataan saya ialah bahwa para gay lebih penuh kasih sayang dan hebat… ini bisa menjadi sangat cabul.”


Sumber: News.com.au

back to top