Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Satu dekade tragedi dahsyat Tsunami Aceh

Satu dekade tragedi dahsyat Tsunami Aceh

KoPi|Tanggal 26 Desember 2004 merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Aceh dan Indonesia. Tepat pada tanggal tersebut satu dekade sudah tragedi gempa disertai gelombang tsunami dahsyat berlalu menerpa Aceh dan sebagian Asia Tenggara, namun bayang-bayang kejadian tersebut masih terekam di memori masyarakat Aceh dan Indonesia.

Dibalik duka dari bencana tersebut, tersimpan duka yang sangat mendalam bagi masyarakat yang selamat dari kejadian tersebut, seperti Martinus yang terombang ambing dilautan selama 21 hari dari kayu ke kayu yang lain untuk bertahan hidup, pada akhirnya diselamatkan oleh nelayan dan diserahkan ke wartawan asing. Rahmi yang berhasil selamat dengan memanjat rumahnya hingga berhasil naik ke atas atap, Ayah Rahmi yang juga selamat berkat pertolongan jerigen minyak. 

Setelah gelombang surut masyarakat yang selamat berbondong mendatangi Masjid Agung Baiturahhman, disana air gelombang tsunami tidak sampai menyentuh lantai masjid. Tak jarang juga mereka tidur dengan mayat, yang awalnya selamat dan paginya masih berbincang-bincang malamnya menghembuskan nafas terakhir. 

Sangat disayangkan juga disaat terjadi bencana banyak pencuri-pencuri yang memanfaatkan keadaan dengan mengambil harta benda yang masih dikenakan oleh korban tsunami atau menyebarkan isu dengan datangnya tsunami lagi sehingga masyarakat ketakutakan dan melarikan diri ketempat yang lebih tinggi. Disaat keadaan sepi tersebut para pencuri beraksi dengan menjarah harta benda mereka. Para pelaku pencuri harta mendapatkan azabnya yaitu dihantui perasaan bersalah ataupun dihantui para korban dan tidak sedikitpun menjadi gila, karena pemerintah dan aparat kepolisian lebih memfokuskan kepencarian korban tsunami akhirnya kasus pencurian perlahan-lahan dilupakan. 

Dengan demikian, mengenang kembali kejadian Tsunami di Aceh bukan untuk membuka luka lama, tapi untuk dijadikan pelajaran berarti bagi hidup kita untuk  lebih mendekatkan diri pada sang ilahi. |dari berbagai sumber|Chan|

 

 

 

 

back to top