Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Nasib museum Indonesia: kekurangan kurator dan kreativitas

Kunjungan mahasiswa ke Tugu Pahlawan Kunjungan mahasiswa ke Tugu Pahlawan
Surabaya – KoPi | Selama ini masyarakat masih menganggap museum sebagai gudang penyimpanan barang-barang kuno, sehingga tidak tertarik mengunjungi museum. Karena itu konsep mengenai museum harus diubah. Museum jangan sekedar sebagai penyimpanan benda kuno, tetapi sebagai tempat untuk menghidupkan masa lalu.
 

“Dengan demikian, orang datang ke museum itu tidak melihat onggokan benda kuno, tetapi melihat masa lalu,” tegas Purnawan Basundoro, pakar sejarah perkembangan kota Surabaya.

Bagaimana caranya? Pengelola museum harus kreatif dan mampu menghidupkan museum sesuai dengan konteks jaman. Misalnya dengan konsep live museum, pengelola bisa menghidupkan masa lalu dengan perangkat audio visual. 

“Saya pernah ke Jepang dan melihat sebuah istana yang dialihfungsikan jadi museum. Tapi bukan sekedar museum, di situ layaknya sebuah diorama raksasa. Ada aktivitas pemeran orang di masa lalu, suara, dan visual, yang seakan-akan membawa pengunjung ke suasana masa lalu,” kata Purnawan.

Masalah pengelolaan museum di Indonesia adalah kurangnya kurator yang paham mengenai koleksi museum. Selama ini banyak museum di Indonesia yang masih belum memiliki urator, sehingga benda-benda sejarah seperti hanya ditaruh di museum. Kurator museum tidak bisa sembarang orang, tapi harus orang yang paham mengenai konteks historis benda yang terkait dengan museum itu. 

Selama ini masih belum ada data pasti mengenai berapa jumlah kurator museum yang dimiliki Indonesia. Pada Simposium Sejarah Nasional tahun 2011 lalu, disampaikan keluhan mengenai kurangnya sumber daya museum, terutama kurator. Dari 281 museum yang ada di Indonesia, tak sampai 10% yang memiliki kurator yang sesuai dengan keahliannya. Beberapa museum di Indonesia terpaksa mendatangkan tenaga ahli dari luar untuk memilih dan memilah koleksinya.

 

back to top