Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kru Kapal Titanic dikenal diskriminatif

Kru Kapal Titanic dikenal diskriminatif

KoPi| Titanic, kapal paling mewah pada masanya tenggelam lebih dari 100 tahun lalu. Namun masih banyak cerita di balik tragedi tenggelamnya kapal tersebut. 

Salah satu penumpang dari kapal tersebut bernama Lady Lucile Duff-Gordon melayangkan surat yang berisi rasa kecewanya pada berita yang menuliskan bahwa para orang kaya menyuap kru sekoci untuk tidak menaikkan penumpang lain yang selamat. Sampai-sampai tabloid tersebut menjuluki sekoci para orang kaya dengan Money Boat (Sekoci Uang).

Surat yg sudah tua itu ditulis tangan dan akan dilelang oleh RR Auction of Boston. Saat itu diketahui lady Lucile naik Titanic bersama suaminya.

Desas-desus juga menyebutkan bahwa suami Lady Lucile menyuap kru kapal dan memintanya segera mendayung jauh dari Titanic yang tengah tenggelam. Sekoci  yang digunakan Lady Lucile Duff-Gordon dan suaminya hanya berisi 12 orang. Padahal sekoci itu dapat menampung 40 orang. 

Lady Lucile Duff-Gordon adalah pemilik bisnis fashion wanita yang terkenal sukses pada masanya. Sebagian adegan dalam film Titanic yang memperlihatkan perbedaan status sosial antara si miskin dan si kaya memang benar adanya. Jika memang benar kru kapal disuap, tentunya sangat disayangkan. Karena tugas sebagai kru kapal adalah melakukan penyelamatan tanpa memandang status sosial. |dailymail.co.uk||MNC|

 

back to top