Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Tulang Dinosaurus ditemukan di Laut Merah, Arab Saudi

Tulang Dinosaurus ditemukan di Laut Merah, Arab Saudi

KoPi| Dinosaurus untuk pertama kalinya telah ditemukan di Arab Saudi, hingga mejadi sorotan karena betapa besarnya makhluk-makhluk tersebut. Ilmuwan telah menemukan tulang ekor dari “titanosaurus”, makhluk raksasa pemakan tumbuhan, juga dengan giginya yang panjangnya 6 meter, yang dikira merupakan saudara jauh dari Tyrannosaurus rex.

Fosil-fosil yang telah berumur 72 juta tahun silam tersebut telah ditemukan di bagian barat laut Arab Saudi, di sekitar pantai Laut Merah.

Ketika dinasaurus masih hidup, luas Arab sebagian besar ada di bawah laut dan membentuk tepi laut di bagian utara benua Afrika.

Dr. Benjamin Kear, dari Uppsala University di Swedia, memimpin penelitian pada penemuan tersebut.

“Fosil-fosil dinosaurus jarang sekali ditemukan di Arabian Peninsula (Semenanjung Arab), hanya dengan segenggam pecahan-pecahan tulang sejauh ini,” dia mengatakan.

“Penemuan ini penting bukan karena bukan hanya karena sisa-sisa fosil tersebut telah ditemukan, tapi juga karena kita akan bisa mengidentifikasi fosil-fosil tersebut.”

“Sungguh, fosil-fosil ini merupakan dinosaurus yang bisa dikenali yang didapat dari semenanjung Arab.”

Titanosaurus tersebut diidentifikasi oleh para peneliti sebagai makhluk yang lamban dengan leher dan ekor yang panjang yang memiliki 4 kaki.

|News.com.au|Fahrurrazi

 

back to top