Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Secara ilmiah: kehidupan setelah kematian benar adanya

Secara ilmiah: kehidupan setelah kematian benar adanya

Inggris-KoPi, Ada bukti yang ilmiah yang mengatakan bahwa kehidupan masih berlanjut setelah kematian, menurut penelitian medis terbesar yang fokus pada topic tersebut.

Sebuah tim berpusat di Inggris yang sudah 4 tahun melakukan penelitian, dengan meneliti pasien yang punya penyakit jantung, hampir 40 persen pasien yang sembuh lagi menceritakan beberapa macam “kesadaran” di luar sadar setelah mereka dinyatakan mati.

Para ahli yakin bahwa otak berhenti selama 20-30 menit ketika jantungnya berhenti – dan itu tidak mungkin untuk “sadar” sama sekali ketika itu terjadi.

Tapi, para peneliti dalam penelitian barunya mendengarkan bukti yang memaksa bahwa pasien mengalami kejadian hingga 3 menit setelah otaknya berhenti – dan bisa mengingat kembali apa yang sedang terjadi ketika mereka sadar kembali.

Dr Sam Parnia, seorang asisten professor di State University of New York dan anggota penelitian di University of Southampton mengatakan bahwa pasien yang menceritakan kejadian saat mati suri hanyalah halusinasi saja.

Namun, seorang pria, telah memberika cerita yang sangat dapat dipercaya tentang apa yang sedang terjadi saat dokter dan perawat yang mencoba menyelamatkan dia untuk hidup kembali dan mengatakan bahwa dia merasa sedang melihat semuanya yang dilakukan dokter dan perawat di pojok kamar.

Menjelaskan kepada Telegraph tentang bukti yang diberikan oleh peneliti yang berusia 57 tahun, Dr Parnia mengatakan: “Kami tahu bahwa otak tidak berfungsi ketika jantung berhenti. Tapi dalam kasus, kesadaran di luar sadar masih berlangsung hingga 3 menit.”

“Pria tadi menggambarkan semuanya yang terjadi di kamarnya… Dia bisa sangat dipercaya dan semuanya yang dikatakan benar terjadi.”

Penelitian Dr Parnia telah meneliti sebanyak 2060 pasien dari rumah sakit di Inggris, Amerika Serikat dan Austria yang diterbitkan dalam jurnal Resuscitation.


(Fahrurrazi)
Sumber: The Independent

back to top