Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang
KoPi | Bicara soal robot, Jepang memang negara paling maju langkahnya. Berbagai robot dengan beragam bentuk dan fungsi telah diciptakan oleh negeri Matahari Terbit itu. Kebanyakan memiliki bentuk lucu, meskipun tetap ditunjang dengan kecanggihan teknologi. Misalnya saja Aibo, robot berbentuk anjing buatan Sony. Sekarang ada lagi robot lucu dan serbaguna. Namanya Robear si robot beruang.
 

Robear diciptakan oleh ilmuwan dari RIKEN, institusi teknologi yang menerapkan berbagai penelitian teknologi. Robear ini merupakan robot yang dirancang untuk membantu merawat manusia. Meskipun punya wajah yang imut-imut, namun ia ia mampu mengangkat beban sampai 80 kilogram. Ia mampu mengangkat seorang manusia dengan lembut dan menurunkannya kembali ke tempat tidur.

Robear memang dirancang untuk membantu perawat mengangkat orangtua. Saat ini Jepang menghadapi krisis populasi, di mana populasi orang tua lebih banyak daripada populasi anak muda. Karena itu, RIKEN merancang robot yang mampu meringankan tugas para perawat dalam merawat orang tua.

Meski demikian, Robear masih harus dikontrol oleh manusia, baik dengan memandu tangannya secara manual atau melalui aplikasi di Android. Robear juga baru bisa beroperasi selama 4 jam sebelum baterenya perlu diisi kembali.

“Kami berharap robot ini mampu membawa kemajuan dalam perawatan, meringankan beban para perawat. Kami akan terus mengembangkan Robear agar robot ini bisa memberi pelayanan yang kuat dan lembut pada orang tua,” jelas Toshiharu Mukai, pemimpin Robot Sensor Systes Research Team RIKEN dalam siaran persnya. | RIKEN, PC World, Daily Mirror

 

back to top