Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang
KoPi | Bicara soal robot, Jepang memang negara paling maju langkahnya. Berbagai robot dengan beragam bentuk dan fungsi telah diciptakan oleh negeri Matahari Terbit itu. Kebanyakan memiliki bentuk lucu, meskipun tetap ditunjang dengan kecanggihan teknologi. Misalnya saja Aibo, robot berbentuk anjing buatan Sony. Sekarang ada lagi robot lucu dan serbaguna. Namanya Robear si robot beruang.
 

Robear diciptakan oleh ilmuwan dari RIKEN, institusi teknologi yang menerapkan berbagai penelitian teknologi. Robear ini merupakan robot yang dirancang untuk membantu merawat manusia. Meskipun punya wajah yang imut-imut, namun ia ia mampu mengangkat beban sampai 80 kilogram. Ia mampu mengangkat seorang manusia dengan lembut dan menurunkannya kembali ke tempat tidur.

Robear memang dirancang untuk membantu perawat mengangkat orangtua. Saat ini Jepang menghadapi krisis populasi, di mana populasi orang tua lebih banyak daripada populasi anak muda. Karena itu, RIKEN merancang robot yang mampu meringankan tugas para perawat dalam merawat orang tua.

Meski demikian, Robear masih harus dikontrol oleh manusia, baik dengan memandu tangannya secara manual atau melalui aplikasi di Android. Robear juga baru bisa beroperasi selama 4 jam sebelum baterenya perlu diisi kembali.

“Kami berharap robot ini mampu membawa kemajuan dalam perawatan, meringankan beban para perawat. Kami akan terus mengembangkan Robear agar robot ini bisa memberi pelayanan yang kuat dan lembut pada orang tua,” jelas Toshiharu Mukai, pemimpin Robot Sensor Systes Research Team RIKEN dalam siaran persnya. | RIKEN, PC World, Daily Mirror

 

back to top