Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang
KoPi | Bicara soal robot, Jepang memang negara paling maju langkahnya. Berbagai robot dengan beragam bentuk dan fungsi telah diciptakan oleh negeri Matahari Terbit itu. Kebanyakan memiliki bentuk lucu, meskipun tetap ditunjang dengan kecanggihan teknologi. Misalnya saja Aibo, robot berbentuk anjing buatan Sony. Sekarang ada lagi robot lucu dan serbaguna. Namanya Robear si robot beruang.
 

Robear diciptakan oleh ilmuwan dari RIKEN, institusi teknologi yang menerapkan berbagai penelitian teknologi. Robear ini merupakan robot yang dirancang untuk membantu merawat manusia. Meskipun punya wajah yang imut-imut, namun ia ia mampu mengangkat beban sampai 80 kilogram. Ia mampu mengangkat seorang manusia dengan lembut dan menurunkannya kembali ke tempat tidur.

Robear memang dirancang untuk membantu perawat mengangkat orangtua. Saat ini Jepang menghadapi krisis populasi, di mana populasi orang tua lebih banyak daripada populasi anak muda. Karena itu, RIKEN merancang robot yang mampu meringankan tugas para perawat dalam merawat orang tua.

Meski demikian, Robear masih harus dikontrol oleh manusia, baik dengan memandu tangannya secara manual atau melalui aplikasi di Android. Robear juga baru bisa beroperasi selama 4 jam sebelum baterenya perlu diisi kembali.

“Kami berharap robot ini mampu membawa kemajuan dalam perawatan, meringankan beban para perawat. Kami akan terus mengembangkan Robear agar robot ini bisa memberi pelayanan yang kuat dan lembut pada orang tua,” jelas Toshiharu Mukai, pemimpin Robot Sensor Systes Research Team RIKEN dalam siaran persnya. | RIKEN, PC World, Daily Mirror

 

back to top