Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Peneliti: Alien adalah asal usul kehidupan manusia

Peneliti: Alien adalah asal usul kehidupan manusia

KoPi- Kebenaran tentang kehidupan alien tidak hanya di luar sana, kebenaran itu terus menghujani kami. Mungkin itu akan menjelaskan asal-usul semua kehidupan manusia.

Demikian pendapat peneliti di Universitas Sheffield dan Pusat Astrologi Universitas Buckimham yang mengklaim gambar partikel di startosfer bumi adalah bukti kehidupan di luar bumi.

Tidak puas dengan memecahkan salah satu misteri terbesar alam semesta, para peneliti juga mengklaim bahwa temuan mereka menjelaskan asal-usul umat manusia dan mengungkapkan bahwa semua kehidupan di bumi awalnya berasal dari luar angkasa.

Profesor Milton Wainwright dan timnya membuat penemuan setelah meluncurkan balon tinggi ke stratosfer selama hujan meteor Perseid tahun lalu.

Balon diluncurkan 27 km ke atmosfer bumi dan dilengkapi dengan slide steril yang dirancang untuk menangkap organisme biologis kecil.
Selama perjalanan itu, salah satu slide menangkap organisme, dalam ukuran sekitar 10 microns . Wainwright mengatakan jika dalam struktur 'bahasa sehari-hari disebut' naga partikel 'yang dalam analisis ilmiah menunjukkan terbuat dari karbon dan oksigen dan karena itu tidak berbentuk kosmik atau vulkanik debu. "

Dalam sebuah wawancara dengan Daily Express, Wainwight menjelaskan bahwa tidak jelas apakah organisme adalah bentuk kehidupan tunggal atau terdiri dari sejumlah mikroba yang lebih kecil.

Dia juga menyatakan dengan tegas bahwa entitas biologis adalah "seperti apa-apa yang ditemukan di bumi".

"Apa yang luar biasa adalah bahwa organisme ini muncul di pengambilan sampel dalam kondisi benar-benar murni," katanya kepada surat kabar.

"Tidak ada serbuk sari, rumput atau polusi partikel yang ditemukan dengan mereka, atau dalam tanah atau materi debu  vulkanik ."

(The Independent)

back to top