Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Penampakan "Tangan Tuhan" di Hungaria setahun lalu

Penampakan "Tangan Tuhan" di Hungaria setahun lalu

Budapest| Worldnews daily report membuat laporan tentang fenomena penampakan awan yang berbentuk tangan raksasa di atas langit Hungaria di bulan Januari 2014 lalu. Beberapa saksi mata menyebutnya sebagai perwujudan langsung dari Tuhan.

"Sungguh menajubkan!" Kata Ladislaus Dozsa, seorang fotografer yang telah berkeliling dunia. "Penampakan itu sangat jelas, begitu cerah..rasanya sangat aneh, tapi membuat perasaan menjadi nyaman. Saya yakin bahwa Tuhan tengah menampakkan diri-Nya kepada kita. Dia (Tuhan) pasti tengah megirim pesan penting hingga mengirim tanda seperti itu."

Sekitar 55.000 orang telah melaporkan kejadian itu yang dikenal sebagai "Tangan Tuhan". Peristiwa itu menarik perhatian serius Uskup Katholik dan mengusulkan kepada Vatikan untuk membuat sebuah penelitian yang menyeluruh.

Semenetara itu, pihak Badan Meteorologi Hungaria memberikan penjelasan ilmiah yang singkat dan berbeda dari kesan para saksi mata. Menurut mereka itu adalah fenomena wajar.

"Garis langit tertutup oleh altocumulus dan awan nimbostratus yang menciptakan fenomena yang jelas membentuk sesuatu yang terdifinisikan dengan formasi yang bermacam-macam. Ini persis dimana 90% fenomema mirip seperti penampakan yang religius terjadi. Semua itu normal saja."| worldnewsdalayreport

back to top