Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Penampakan "Tangan Tuhan" di Hungaria setahun lalu

Penampakan "Tangan Tuhan" di Hungaria setahun lalu

Budapest| Worldnews daily report membuat laporan tentang fenomena penampakan awan yang berbentuk tangan raksasa di atas langit Hungaria di bulan Januari 2014 lalu. Beberapa saksi mata menyebutnya sebagai perwujudan langsung dari Tuhan.

"Sungguh menajubkan!" Kata Ladislaus Dozsa, seorang fotografer yang telah berkeliling dunia. "Penampakan itu sangat jelas, begitu cerah..rasanya sangat aneh, tapi membuat perasaan menjadi nyaman. Saya yakin bahwa Tuhan tengah menampakkan diri-Nya kepada kita. Dia (Tuhan) pasti tengah megirim pesan penting hingga mengirim tanda seperti itu."

Sekitar 55.000 orang telah melaporkan kejadian itu yang dikenal sebagai "Tangan Tuhan". Peristiwa itu menarik perhatian serius Uskup Katholik dan mengusulkan kepada Vatikan untuk membuat sebuah penelitian yang menyeluruh.

Semenetara itu, pihak Badan Meteorologi Hungaria memberikan penjelasan ilmiah yang singkat dan berbeda dari kesan para saksi mata. Menurut mereka itu adalah fenomena wajar.

"Garis langit tertutup oleh altocumulus dan awan nimbostratus yang menciptakan fenomena yang jelas membentuk sesuatu yang terdifinisikan dengan formasi yang bermacam-macam. Ini persis dimana 90% fenomema mirip seperti penampakan yang religius terjadi. Semua itu normal saja."| worldnewsdalayreport

back to top