Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

OPSI 2014, Embrio Penelitian Indonesia

OPSI 2014, Embrio Penelitian Indonesia

Yogyakarta-KoPi.  Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2014 ajang penelitian siswa SMA se-Indonesia digelar di Yogyakarta. Perlombaan yang telah dirintis sejak tahun 2009 ini sebagai wadah meningkatkan kreativitas siswa di bidang penelitian.

Menurut koordinator acara Rasyit Ahmadi Penyelenggaraan OPSI terbagi dalam tiga tahap.  Tahap pertama seleksi awal pada September lalu menyaring sekitar 726 naskah menjadi 90 naskah yang berhak masuk tahap pameran.  Tahap kedua berupa pameran dan penjurian 90 karya terpilih diselenggarakan di Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tahap ketiga berupa presentasi finalis sekaligus pengumuman pemenang di Hotel Lotus Yogyakarta.

Dalam OPSI ini mengembangkan tiga kriteria karya. “Karya yang dipamerkan ada tiga jenis. Pertama tentang fisika dasar, kedua fisika terapan dan ketiga tentang bidang sosial”, tutur Rasyit.

OPSI menjadi pemantik siswa SMA untuk mencintai dunia penelitian sejak dini. Embrio munculnya iklim penelitian Indonesia di masa mendatang.

Reporter : Winda Efanur FS







 

 

 

back to top