Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Musim semi di Mars

Musim semi di Mars

KoPi,Selama ini Mars dikenal sebagai Planet Merah. Tetapi, ketika musim semi terjadi di Mars, planet ini terlihat sangat berbeda.

Telah diyakini bahwa pada sekitar 3.5 milyar tahun yang lalu Mars memiliki iklim yang sama dengan Bumi. Tetapi, ternyata kini di Mars tak ada lagi bunga yang bersemi dan hewan yang berlarian di padang rumput. Gambar yang diberikan oleh NASA menunjukkan bahwa banyak bukit pasir di kawasan Mars bagian utara mulai timbul dari musim dingin yang mencapai -125C.


Bagian putih yang menutupi permukaan Mars membuat batuan merah menjadi tak nampak dan lebih terlihat seperti tempat ski atau kreasi Heston Blumenthal yang berkabut.


Pihak NASA menjelaskan:”Bagian puncak bukit pasir yang teduh, curam dan tak diselimuti es itu membuat pasir luruh ke bagian bawah bukit. Bagian percikan-percikan berwarna gelap yang menunjukkan tempat dimana es mulai pecah di awal musim semi itu juga meluruhkan pasir. Dengan begitu, bukit-bukit pasir itu akan segera kosong dan semua tanda-tanda aktivitas musim seni akan berlalu.”


Layaknya Bumi, Mars memiliki empat musim akan tetapi dengan waktu yang lebih lama (sekitar 7 bulan) karena perbedaan jarak dari matahari dan pola orbit Mars yang berbentuk elliptis.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: News.com.au

back to top