Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Logam Hydrophobic, Logam Anti Air Pertama

Logam Hydrophobic, Logam Anti Air Pertama
KoPi| Teknologi memungkinkan manusia untuk menciptakan sesuatu yang tidak mungkin. Contohnya temuan yang dibuat para peneliti dari University of Rochester ini. Mereka menciptakan sebuah logam yang sangat anti-air (hydrophobic metal), sampai-sampai membuat air benar-benar memantul kembali dari permukaannya.
 

Professor Chunlei Guo, profesor optik dari University of Rochester mengatakan penemuan logam tersebut didapat dengan melapisi logam dengan struktur nano. Dengan menggunakan bantuan laser, sebuah logam dapat dibuat menjadi anti-air secara permanen. Dan tidak seperti lapisan anti-air dari bahan kimia, sifat anti-air tersebut tidak akan hilang.

“Aplikasi teknologi ini akan sangat bermanfaat bagi berragam produk teknologi terbaru. Mulai dari konstruksi pesawat, telepon seluler, komputer, TV, mobil, hingga benda-benda lain dari logam,” kata Guo.

Guo menyebutkan lapisan anti-air tersebut dimungkinkan dengan menggunakan teknik laser yang kuat dan tepat. Akibatnya, permukaan logam akan memiliki pola mikro yang baru dan mengandung struktur nano baru yang memberi kemampuan tambahan pada logam tersebut.

Berkat lapisan tersebut, air yang dijatuhkan ke atas permukaan logam akan memantul layaknya bola karet di lantai keramik. “Air di permukaan logam akan terus menerus memantul hingga akhirnya keluar dari permukaan logam,” terang Guo.| Gizomod, University of Rochester, Sumber Video: Youtube

 

Media

back to top