Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kapal selam "hantu" ini bisa menyusup ke mana saja

Kapal selam "hantu" ini bisa menyusup ke mana saja
KoPi | Perusahaan otomotif Saab memproduksi kapal selam jenis baru paling canggih. Kapal selam ini diklaim memiliki fitur "mode siluman" yang membuatnya tak terdeteksi ketika berada di dalam air. Kapal selam ini juga memiliki fitur yang dapat memudahkan pasukan khusus masuk dan keluar dari kapal meski berada dalam air.
 

Saab dikabarkan telah menandatangani kontrak senilai 1 milyar Dollar dengan Swedia untuk membangun 2 kapal selam ini untuk Angkatan Laut Swedia. Pembuatan kapal selam siluman tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2024.

"Mode siluman ini merupakan inti kapal selam Kockums A26. Swedia kini memiliki teknologi GHOST (Genuine HOlistic STealth), yang membuat kapal selam ini benar-benar tak terlihat," ungkap perusahaan tersebut.

Kapal selam ini diklaim mampu bertahan di dalam air hingga 18 hari. Mereka telah melakukan tes di kedalaman 200 meter.

"Swedia memiliki pengalaman panjang dalam mendesain kapal selam siluman. Kapal selam Kockum A26 ini menggunakan teknologi yang mampu meredam suara berisik dari mesin kapal," jelas Saab dalam situs mereka.

Pabrikan otomotif tersebut mengklaim kapal selam ini memiliki spesialisasi pada pengumpulan informasi, surveillance, dan penyusupan. Bahkan kapal selam ini mampu mendukung operasi rahasia di garis pantai, dengan bantuan sensor elektromagnet dan electro-optic. | Saab, DailyMail

 

back to top