Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kapal selam "hantu" ini bisa menyusup ke mana saja

Kapal selam "hantu" ini bisa menyusup ke mana saja
KoPi | Perusahaan otomotif Saab memproduksi kapal selam jenis baru paling canggih. Kapal selam ini diklaim memiliki fitur "mode siluman" yang membuatnya tak terdeteksi ketika berada di dalam air. Kapal selam ini juga memiliki fitur yang dapat memudahkan pasukan khusus masuk dan keluar dari kapal meski berada dalam air.
 

Saab dikabarkan telah menandatangani kontrak senilai 1 milyar Dollar dengan Swedia untuk membangun 2 kapal selam ini untuk Angkatan Laut Swedia. Pembuatan kapal selam siluman tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2024.

"Mode siluman ini merupakan inti kapal selam Kockums A26. Swedia kini memiliki teknologi GHOST (Genuine HOlistic STealth), yang membuat kapal selam ini benar-benar tak terlihat," ungkap perusahaan tersebut.

Kapal selam ini diklaim mampu bertahan di dalam air hingga 18 hari. Mereka telah melakukan tes di kedalaman 200 meter.

"Swedia memiliki pengalaman panjang dalam mendesain kapal selam siluman. Kapal selam Kockum A26 ini menggunakan teknologi yang mampu meredam suara berisik dari mesin kapal," jelas Saab dalam situs mereka.

Pabrikan otomotif tersebut mengklaim kapal selam ini memiliki spesialisasi pada pengumpulan informasi, surveillance, dan penyusupan. Bahkan kapal selam ini mampu mendukung operasi rahasia di garis pantai, dengan bantuan sensor elektromagnet dan electro-optic. | Saab, DailyMail

 

back to top