Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Inilah kemungkinan penyebab jatuhnya Air Asia

Inilah kemungkinan penyebab jatuhnya Air Asia
KoPi| Penyebab kecelakaan pesawat (plane crasht) pesawat Air Asia tujuan Surabaya-Singapura dengan no penerbangan QZ 8501, belum diketahui. Pada studi berbagai kecelakaan pesawat ada pola penyebab yang bisa ditelusuri bisa terjadi pada Air Asia QZ 8501.

Situs planecrashinfo melakukan penelitian dari berbagai kecelakaan di dunia. Pada penelitian tersebut ditemukan bahwa penyebab terbanyak adalah pilot error atau kesalahan pilot. Beberapa dimensi kesalahan pilot termasuk kesalahan dalam membaca cuaca dan kesalahan menjalankan mesin.

Peringkat kedua penyebab kecelakaan pesawat adalah kegagalan mesin atau kerusakan mesin. Pesawat yang mesinnya tidak layak terbang, atau terjadi kerusakan mendadak di udara.

Penyebab urutan ketiga adalah cuaca. Termasuk di dalamnya adalah badai vertikal, kabut tebal, awan pekat cumulonimbus (awan cb), dan udara hampa. Saat ini perkembangan teknologi pesawat sudah cukup mampu mengantisapasi masalah cuaca.

Penyebab keempat adalah sabotase seperti terorisme, perampokan dan bentuk sabotase lainnya.

Diantara faktor-faktor tersebut kemungkinan menjadi salah satu penyebab dari hilangnya pesawat Air Asia QZ 8501. Saat ini pemerintah bersama TNI, basarnas dan berbagai unsur lainnya berupaya mencari keberadaan pesawat. Semoga Allah memberikan keselamatan pada seluruh awak dan penumpang pesawat.  

Cause 1950s 1960s 1970s 1980s 1990s 2000s All
Total Pilot Error 58 63 44 57 55 57 53
Pilot Error 42 36 25 29 29 34 32
 Pilot Error  (weather related) 10 18 14 16 21 18 16
 Pilot Error (mechanical related) 6 9 5 2 5 5 5
 Other Human Error 3 8 9 5 8 6 6
 Weather 16 9 14 14 8 6 12
 Mechanical Failure 21 19 20 21 18 22 20
 Sabotage 3 5 11 12 10 9 8
 Other Cause 0 2 2 1 1 0 1

sumber: planecrashinfo.com

 

Baca juga:

Inilah firasat pramugari AirAsia QZ8501 sebelum kecelakaan naas

Fakta baru, AirAsia QZ8501 tidak meledak di udara

Awan cumulonimbus dan AirAsiaQZ8501

Inikah jatung kita, Indonesia...?

 

back to top