Menu
Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 ak…

Sleman-KoPi|Ketua Koordin...

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang menerima lebih dari 40.000 pendaftar.

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang me…

Sleman-KoPi| Panitia Loka...

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak cukup hanya pada perlindungan hutan saja.

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak c…

Sleman-KoPi| Gelaran Ko...

Satu kali transaksi, kawanan pengedar pil mendapat keuntungan 15-20 juta.

Satu kali transaksi, kawanan penged…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, namun jangan lupa fasilitas dan lab perlu juga ditingkatkan.

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, n…

Sleman-KoPi| Rektor UGM, ...

Ini tanggapan rektor UGM pada wacana kedatangan dosen asing.

Ini tanggapan rektor UGM pada wacan…

Sleman-KoPi|Rektor Univer...

Cerita perjuangan wisudawan doktoral anak dari Satpam UGM.

Cerita perjuangan wisudawan doktora…

Sleman-KoPi| Tak ada yang...

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor tingkatkan internasionalisasi dosen dan mahasiswanya.

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor t…

Bantul-KoPi| Rektor Unive...

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil besutannya ke kompetisi dunia Juli nanti.

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil bes…

Sleman-KoPi| Tim mahasi...

Prev Next

Inilah kemungkinan penyebab jatuhnya Air Asia

Inilah kemungkinan penyebab jatuhnya Air Asia
KoPi| Penyebab kecelakaan pesawat (plane crasht) pesawat Air Asia tujuan Surabaya-Singapura dengan no penerbangan QZ 8501, belum diketahui. Pada studi berbagai kecelakaan pesawat ada pola penyebab yang bisa ditelusuri bisa terjadi pada Air Asia QZ 8501.

Situs planecrashinfo melakukan penelitian dari berbagai kecelakaan di dunia. Pada penelitian tersebut ditemukan bahwa penyebab terbanyak adalah pilot error atau kesalahan pilot. Beberapa dimensi kesalahan pilot termasuk kesalahan dalam membaca cuaca dan kesalahan menjalankan mesin.

Peringkat kedua penyebab kecelakaan pesawat adalah kegagalan mesin atau kerusakan mesin. Pesawat yang mesinnya tidak layak terbang, atau terjadi kerusakan mendadak di udara.

Penyebab urutan ketiga adalah cuaca. Termasuk di dalamnya adalah badai vertikal, kabut tebal, awan pekat cumulonimbus (awan cb), dan udara hampa. Saat ini perkembangan teknologi pesawat sudah cukup mampu mengantisapasi masalah cuaca.

Penyebab keempat adalah sabotase seperti terorisme, perampokan dan bentuk sabotase lainnya.

Diantara faktor-faktor tersebut kemungkinan menjadi salah satu penyebab dari hilangnya pesawat Air Asia QZ 8501. Saat ini pemerintah bersama TNI, basarnas dan berbagai unsur lainnya berupaya mencari keberadaan pesawat. Semoga Allah memberikan keselamatan pada seluruh awak dan penumpang pesawat.  

Cause 1950s 1960s 1970s 1980s 1990s 2000s All
Total Pilot Error 58 63 44 57 55 57 53
Pilot Error 42 36 25 29 29 34 32
 Pilot Error  (weather related) 10 18 14 16 21 18 16
 Pilot Error (mechanical related) 6 9 5 2 5 5 5
 Other Human Error 3 8 9 5 8 6 6
 Weather 16 9 14 14 8 6 12
 Mechanical Failure 21 19 20 21 18 22 20
 Sabotage 3 5 11 12 10 9 8
 Other Cause 0 2 2 1 1 0 1

sumber: planecrashinfo.com

 

Baca juga:

Inilah firasat pramugari AirAsia QZ8501 sebelum kecelakaan naas

Fakta baru, AirAsia QZ8501 tidak meledak di udara

Awan cumulonimbus dan AirAsiaQZ8501

Inikah jatung kita, Indonesia...?

 

back to top