Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Ini nih yang terjadi saat nyamuk menggigit

Ini nih yang terjadi saat nyamuk menggigit
KoPi | Musim kemarau telah datang. Begitu pula serangga yang paling dibenci manusia: nyamuk. Musim kemarau selalu menjadi waktu berpesta bagi kawanan nyamuk. Kita tidak bisa lagi bersantai di ruang keluarga di malam hari karena serbuan drakula kecil ini.
 

Sebenarnya apa yang membuat gigitan nyamuk begitu gatal di kulit?

Sebenarnya, "menggigit" bukanlah istilah tepat, karena nyamuk betina menghisap darah dengan menusukkan mulutnya yang mirip belalai ke kulit kita. Mulut tersebut digunakan untuk mencari pembuluh darah yang berada di dekat permukaan kulit.

Saat meraba pembuluh darah tersebut, nyamuk betina akan mengeluarkan semacam ludah ke bagian bawah kulit. Ludah tersebut mengandung senyawa protein yang berfungsi untuk mencegah darah yang dihisap tidak mengental. 

Bagi sistem pertahanan tubuh, protein dalam ludah tersebut dianggap sebagai benda asing. Akibatnya tubuh langsung bereaksi dengan mengeluarkan senyawa kimia yang disebut histamin. Histamin tersebut menyebabkan pembuluh darah di sekitar bekas gigitan membesar dan menjadi bentolan. Selain itu, senyawa tersebut mengganggu sistem syaraf di sekitar bekas gigitan sehingga menimbulkan sensasi gatal.

Meski yang muncul hanya sensasi rasa gatal biasa, tetap waspada pada gigitan nyamuk. Acap kali nyamuk menjadi pembawa penyakit tertentu. Bagi beberapa orang, gigitan nyamuk bahkan juga bisa menyebabkan reaksi alergi . Reaksi seperti bentol, resiko tertular penyakit, atau alergi baru akan muncul jika nyamuk menggigit Anda lebih dari 6 detik.

Jika gigitan nyamuk membawa penyakit, akan muncul gejala-gejala seperti sakit kepala akut, demam, timbul bercak kemerahan di kulit, pusing, dan mual. Jika alergi timbul akibat gigitan nyamuk, reaksi yang muncul antara lain tenggorokan bengkak, sesak nafas, lecet di area bekas gigitan, dan bentolan yang berukuran lebih besar.

Bagaimana cara alami untuk menghindari gigitan nyamuk?

Kadang orang merasa ragu menggunakan semprotan nyamuk karena kandungan bahan kimia berbahaya di dalamnya. Sebagai gantinya, ada beberapa bahan alami yang dipercaya mampu mengusir nyamuk. Misalnya, bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, dan kayumanis. Menanam tanamana tersebut di kebun Anda dapat mencegah nyamuk bersarang di kebun.

Ada juga ramuan alami untuk mencegah nyamuk mengggigit Anda. Tumbukan bawang putih yang dicampur dengan air dapat menjadi penolak nyamuk alami. Jika Anda tidak suka dengan bau bawang putih, Anda juga bisa mengggantinya dengan ramuan minyak kayu putih yang dicampur dengan minyak zaitun atau minyak goreng. Atau bisa juga mencampurkan peterseli yang dihancurkan dengan cuka apel, lalu digosokkan ke badan, untuk mencegah gigitan nyamuk. | Huffington Post, alodokter

back to top