Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

India akan bangun kereta api tercepat

India akan bangun kereta api tercepat

New Delhi-KoPi|Pemerintah India merencanakan proyek kereta api kecepatan tinggi  500 km yang menghubungkan Mumbai dan negara bagian Gujarat. Jepang menjadi kandidat utama partner kerjasama India.

Kereta peluru buatan Jepang "shinkansen" akan menjadi kereta tercepat pertama di India.  Pemerintah India dan Jepang memulai studi kelayakan bersama di akhir 2013, dengan laporan akhir yang akan dirilis pada Juli 2015.

Menurut salah satu pejabat di Kementerian Perkeretaapian India berharap bisa bekerjasama dengan Jepang dalam pada proyek ini. Pasalnya teknologi Jepang yang terbaik di dunia. 

Rencananya perwakilan Jepang dari Menteri Transportasi, Issei Kitagawa dan Wakil Presiden Eksekutif di East Japan Railway, Yuji Fukasawa akan menghadiri seminar. Mereka berharap bisa memenangkan tender kereta api ini sebagai bagian konsorsium perusahaan Jepang.

India dan Jepang akan memulai konstruksi pada awal tahun 2017. Mereka akan merinci segala keperluan, seperti penggalangan dana dan studi kelayakan.

Kereta api ini akan menghubungkan Mumbai dan Ahmedabad dan akan menelan biaya 700-800 milyar rupee atau 12,2-13,9 milyar dolar.

Pemerintah India akan membangun 12 stasiun sepanjang rute perjalanan. Ada sembilan kereta api yang menghubungkan kota-kota utama seperti Delhi, Mumbai, Chennai dan Kolkata.

Selain Jepang, negara lain seperti Perancis, Spanyol dan Cina juga berminat dengan proyek kereta api India. |asia.nikkei.com|Winda Efanur FS|

back to top