Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Ilmuwan kembangkan pelumas kulit ular

Ilmuwan kembangkan pelumas kulit ular

KoPi| Para ilmuwan berhasil menemukan manfaat lain dari seekor ular. Publikasi dari jurnal Bioinspiration & Biomimetics kulit ular bisa mengurangi gesekan pada komponen mekanis mobil performa tinggi.

Ahli biologi telah lama mempelajari kulit kadal dan ular mampu pengurangan gesekan yang besar pada suatu gerakan. Kulit juga sangat tahan aus, bahkan di lingkungan kering dan berpasir.

"Jika kita berhasil dengan penurunan 1 persen pada gesekan, rekan-rekan teknik kami akan senang. Jika sampai pada 40 persen benar-benar adalah lompatan ke depan dan semua orang sangat bersemangat!" kata pemimpin peneliti Dr Kristen Greiner.

Dalam uji coba Para peneliti tidak menggunakan kulit ular yang sebenarnya. mereka menggunakan laser untuk etch permukaan pin baja sehingga tekstur menyerupai kulit ular dari.

Setelah itu, mereka menguji gesekan yang telah dibuat ketika pin pindah sepanjang permukaan lain. Jika penemuan ini berhasil mampu mengurangi 40 persen besar dalam gesekan.

Teknik ini dapat diterapkan pada berbagai model mesin. Selebihnya tim berencana untuk eksplorasi mekanik untuk skala mikro atau nano.

Terobosan lain permukaan dari model ular juga bisa untuk high-end dunia otomotif, seperti di Formula 1 mobil. Industri bunga robotika juga tertarik menggunakan desain kulit ular.

Meski nampa sempurna, penemuan ini masih tahap penyempurnaan. Pasalnya kulit ular yang sebenarnya memiliki sisik.

“Tentu saja, permukaan tidak sempurna. Biasanya kita memakai minyak atau pelumas untuk mengurangi gesekan. Permukaan baru ini (kulit ular) benar-benar tidak bekerja dengan baik di lingkungan bila ada minyak dan pelumas. | http://www.techtimes.com| Winda Efanur FS|

back to top