Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Ilmuwan kembangkan pelumas kulit ular

Ilmuwan kembangkan pelumas kulit ular

KoPi| Para ilmuwan berhasil menemukan manfaat lain dari seekor ular. Publikasi dari jurnal Bioinspiration & Biomimetics kulit ular bisa mengurangi gesekan pada komponen mekanis mobil performa tinggi.

Ahli biologi telah lama mempelajari kulit kadal dan ular mampu pengurangan gesekan yang besar pada suatu gerakan. Kulit juga sangat tahan aus, bahkan di lingkungan kering dan berpasir.

"Jika kita berhasil dengan penurunan 1 persen pada gesekan, rekan-rekan teknik kami akan senang. Jika sampai pada 40 persen benar-benar adalah lompatan ke depan dan semua orang sangat bersemangat!" kata pemimpin peneliti Dr Kristen Greiner.

Dalam uji coba Para peneliti tidak menggunakan kulit ular yang sebenarnya. mereka menggunakan laser untuk etch permukaan pin baja sehingga tekstur menyerupai kulit ular dari.

Setelah itu, mereka menguji gesekan yang telah dibuat ketika pin pindah sepanjang permukaan lain. Jika penemuan ini berhasil mampu mengurangi 40 persen besar dalam gesekan.

Teknik ini dapat diterapkan pada berbagai model mesin. Selebihnya tim berencana untuk eksplorasi mekanik untuk skala mikro atau nano.

Terobosan lain permukaan dari model ular juga bisa untuk high-end dunia otomotif, seperti di Formula 1 mobil. Industri bunga robotika juga tertarik menggunakan desain kulit ular.

Meski nampa sempurna, penemuan ini masih tahap penyempurnaan. Pasalnya kulit ular yang sebenarnya memiliki sisik.

“Tentu saja, permukaan tidak sempurna. Biasanya kita memakai minyak atau pelumas untuk mengurangi gesekan. Permukaan baru ini (kulit ular) benar-benar tidak bekerja dengan baik di lingkungan bila ada minyak dan pelumas. | http://www.techtimes.com| Winda Efanur FS|

back to top