Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Ilmuwan ciptakan bra bionik yang bisa berubah bentuk

Ilmuwan ciptakan bra bionik yang bisa berubah bentuk
KoPi. Jika sebelumnya ada ilmuwan yang menciptakan teknologi mata bionik, kini ilmuwan juga menciptakan pakaian pintar dengan teknologi bionik. Ilmuwan Australia dari University of Wollongong menciptakan bra bionik yang mampu berubah bentuk sesuai keadaan.
 

Dr. Julie Steele, direktur Breast Research Australia (BRA) mengatakan, bra ini dibuat untuk secara otomatis merespon dan menyesuaikan diri dengan gerakan payudara wanita tanpa perlu mengurangi rasa nyaman. Steele dan rekan-rekannya menamai bra tersebut Bionic Bra.

“Kebanyakan bra untuk olahraga terasa tidak nyama ketika dipakai. Lebih buruk lagi, riset yang dilakukan oleh BRA menemukan bahwa 85% wanita menggunakan bra yang tidak pas atau tidak mampu menopang payudara mereka dengan benar,” ujar Steele. Steele mengatakan, penggunaan bra yang tidak mampu menopang payudara dengan benar dalam jangka panjang akan merusak syaraf.

Bra yang dibuat oleh Steele dan rekan-rekannya ini terbuat dari bahan “pintar” yang mampu mendeteksi gerakan. Ketika pemakainya bergerak, material tersebut akan mengirimkan sinyal elektronik kepada serat kain dalam bra untuk menyesuaikan diri.

“Masih butuh waktu sebelum Bionic Bra sempurna. Namun, jika kami sudah menyelesaikannya, Bionic Bra akan mengubah desain bra secara massal,” kata Steele dengan percaya diri.

Tim BRA mengatakan tantangan utama adalah mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam desain bra yang nyaman dan fungsional. Steele mengatakan komponen-komponen yang dipakai cocok dengan bahan yang digunakan pada bra komersial. Ke depan BRA akan mendesain produk terintegrasi yang bisa dikustomisasi oleh pembuat bra di seluruh dunia.

Sumber: University of Wollongong, Huffington Post

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

 

back to top